Aceh Tengah
Yulianto Sumringah Setelah Rumahnya Direhab Lewat Program BSPS Menjadi Layak Huni
Yulianto sumringah, setelah menjadi salah satu penerima bantuan rehab rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dari ratusan keluarga di Aceh Tengah
Penulis: Romadani | Editor: Jafaruddin
Laporan Romadani | Aceh Tengah
TRIBUNGAYO.COM,TAKENGON – Yulianto tidak berhenti menebar senyum. Kini ia bersama keluarga sudah bisa tinggal di rumah yang layak huni.
Yulianto sumringah, setelah menjadi salah satu penerima bantuan rehab rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari ratusan keluarga di Aceh Tengah.
BSPS adalah program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.
Pria asal Kampung Telege Sari Kecamatan Jagong Jeget, sudah merasakan manfaat dari pogram BSPS Kementerian PUPR.
Yulianto tak menyangka bisa mendapatkan bantuan untuk rehab rumah tersebut.
Baca juga: Kemendes Bangun Guest House Umah Pitu Ruang di Bur Telege Aceh Tengah
“Awalnya ia mengikuti musyawarah,” kata Yulianto menceritakan proses mendapat bantuan BSPS tersebut.
Lalu tim lapangan dari pihak BSPS melakukan peninjauan di rumah Yulianto.
“Setelah dicek, Alhamdulillah rumah saya terpilih menjadi penerima bantuan rehab itu,” terang Yuli.
Selanjutnya Yuli bersama kelompoknya menyepakati harga di salah satu toko kecamatan setempat.
ia mengaku mendapat bantuan dengan Rp 20 juta.
Baca juga: Kementerian PUPR Gencarkan Program Rehab Rumah di Aceh Tengah, Upah Tahap II Program BSPS Dicairkan
“Kami mendapat dua kali penerimaan, pertama Rp 8.750.000 berbentuk material,” terangnya.
Setelah mendapat material bangunan itu, tim lapangan kembali meninjau rumah rehab yang dimiliki Yulianto.
Setelah proses rehab mencapai 50 persen.
Kemudian ada pencairan upah tahap satu sebesar Rp 1.250.000.
Selanjutnya Yulianto kembali menerima material bangunan dengan nominal yang sama Rp 8.750.000.
Baca juga: KemenPUPR Rehab Ratusan RTLH di Aceh Tengah, Yuli : “Bantuan Kami Terima Utuh Tak Ada Pemotongan”
Setelah dinyatakan siap 100 persen ia kembali menerima Rp 1.250.000 sebagai upah tahap dua pembangunan rumah tersebut.
“Total keseluruhan yang kami terima Rp 20 juta,” tegasnya.
Tidak pernah terpikir bagi Yulianto sebelumnya memiliki rumah layak huni dengan cepat.
Penyebab keterbelakangan ekonomi jauh dari bayangan ia untuk memiliki rumah yang bagus.
Sehari-hari bekerja sebagai petani kopi dan tanaman muda seperti cabai.
Ia harus berjuang keras menabung untuk merenovasi rumahnya.
Ia mengaku kepada Tribungayo.com, dulu sebelum program BSPS datang rumahnya berukuran 6 x 4 meter, dengan papan yang sudah mulai lapuk dan berlobang.
Baca juga: Bupati Shabela Terima Penghargaan BPJS karena Perannya Optimalkan Jamsostek di Aceh Tengah
Selain itu, seng atau atap rumahnya yang mulai bocor dan rapuh.
Tak jarang saat hujan deras tiba, Yuli dan keluarga pun harus merasakan dinginnya malam.
Karena angin dan percikan air hujan yang masuk ke dalam rumahnya melalui dinding rumah yang berlobang.
Rumah layak huni menjadi harapan bagi keluarga Yulianto untuk menaikkan taraf hidup menjadi lebih baik.
“Dulu rumah saya kecil dan berlobang, atapnya juga bocor, saya malu dan minder,” ratap Yuli.
Yulianto sama sekali tidak menduga bahwa program BSPS datang untuk merehab rumahnya menjadi hal istimewa bahagia ia dan keluarganya.
Baca juga: Rumah Ludes Terbakar, Nek Goro di Pegasing Aceh Tengah Mengungsi
Kini rumahnya berukuran 6x8 meter dengan atap seng yang mengkilap dan bahan kayu yang masih baru.
Rasa haru dan bahagia itu sulit ia ungkapkan, ia hanya bisa menuturkan rasa terimakasih kepada pemerintah melalui Kementerian PUPR atas program tersebut.
"Rumah layak huni yang tidak hanya memberikan rasa aman,” ujar Yuli.
Tapi juga membuka peluang baginya untuk menjadi lebih produktif sehingga dapat mewujudkan taraf hidup yang lebih baik.
Yuli juga menyampaikan terimakasih kepada Koordinator Kabupaten dan Tim Pengawas Lapangan telah melayani membina dan melayani masyarakat dengan baik.
“Terimakasih kepada koordinator Kabupaten dan TPL yang telah membina kami,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Rumah-Rehab-Kementerian-PUPR.jpg)