Gayo Lues
Jumlah Ternak di Gayo Lues yang Sembuh dari PMK Bertambah, Tapi Pemilik Ternak Tetap Harus Waspada
"Alhamdulilah jumlah ternak warga yang sembuh dari wabah PMK di Kabupaten Galus bertambah," sebutnya.
Penulis: Rasidan | Editor: Mawaddatul Husna
"Alhamdulilah jumlah ternak warga yang sembuh dari wabah PMK di Kabupaten Galus bertambah," sebutnya.
Laporan Rasidan | Gayo Lues
TRIBUNGAYO.COM, GAYO LUES- Ternak warga di kabupaten Gayo Lues (Galus) yang terjangkit wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) jumlahnya bertambah lagi.
Namun, untuk jumlah ternak yang sembuh dari PMK juga bertambah dari sebelumnya 175 ekor menjadi 257 ekor.
Berdasarkan informasi yang diterima TribunGayo.com, jumlah ternak warga di kabupaten Galus yang sudah berjangkit wabah PMK dilaporkan sudah mencapai 380 ekor.
Angka ini bertambah dari sebelumnya 315 ekor.
Sementara dari jumlah tersebut, ternak yang sembuh dari wabah PMK juga bertambah dari 175 ekor menjadi 275 ekor.
Baca juga: Ternak di Gayo Lues yang Terjangkit PMK Terus Bertambah, Ini Jumlah yang Sudah Sembuh
Demikian juga dengan jumlah ternak yang sakit kini telah berkurang dari sebelumnya 138 ekor menjadi 121 ekor.
Kadis Pertanian Galus melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Darmansyah Putra kepada TribunGayo.com, Jumat (5/8/2022) mengaku bersyukur jumlah ternak warga yang sembuh dari PMK bertambah.
"Alhamdulilah jumlah ternak warga yang sembuh dari wabah PMK di Kabupaten Galus bertambah," sebutnya.
Namun demikian para peternak tetap diimbau agar selalu menjaga dan mengawasi ternaknya.
Dikatakan, hingga saat ini hewan peliharaan masyarakat itu yang masih sakit atau terjangkit wabah PMK di kabupaten itu tersisa 121 ekor yang tersebar di enam kecamatan.
Baca juga: Aceh Tengah dan Bener Meriah Masih Bebas PMK Ternak, Kepala BNPB: Butuh 4 Strategi Atasi PMK
Sementara untuk angka dan jumlah ternak yang mati, akibat wabah tersebut tidak ada penambahan dan masih tetap 2 ekor.
"Semoga saja tidak ada lagi yang bertambah.
"Kendati jumlah ternak yang sembuh dari wabah PMK tersebut bertambah, begitu juga dengan jumlah ternak yang terjangkit juga berkurang.
Namun para pemilik ternak tidak boleh lengah dan harus tetap waspada serta mengawasi kesehatan ternaknya,"sebutnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/POTONG-HEWAN-KURBAN.jpg)