Berita Gayo Lues
Bupati dan Forkopimda Gayo Lues Tanam Padi di Lahan Tidur
Kegiatan berlangsung di lahan tidur (kosong) milik TNI di daerah di Dusun Arul Lemu Desa Penampaan Uken Kecamatan Blangkejeren, Selasa (30/8/2022)
Laporan Rasidan I Gayo Lues
TRIBUNGAYO.COM, GAYO LUES - Bupati Gayo Lues, M Amru, bersama Forkopimda melakukan bercocok tanam pada kegiatan penanaman perdana padi (food estate).
Kegiatan berlangsung di lahan tidur (kosong) milik TNI di daerah di Dusun Arul Lemu Desa Penampaan Uken Kecamatan Blangkejeren, Selasa (30/8/2022).
Dalam kegiatan penanaman perdana padi yang diselenggarakan Kodim 0113/Gayo Lues dalam rangka untuk mengatasi kesulitan rakyat penurunan stunting.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Gayo.com, pada kegiatan penanaman perdana padi tersebut, Bupati Galus M Amru bersama Dandim Galus dan Kajari Galus serta para undangan lainnya, sempat main lumpur melakukan penanaman secara simbolis tersebut.
Salah satunya dengan cara menempelkan tanah lumpur di pipi atau muka secara bergantian.
Pakaian (baju) yang digunakan juga kini mengalami kotor atau kenak lumpur tanah dari sawah yang siap untuk ditanami padi.
Baca juga: Update Jadwal Penerbangan dari Banda Aceh ke Gayo Lues serta Harganya
Baca juga: Pemkab Gayo Lues Lelang Dua Jabatan Tinggi Pratama
Bupati Amru dalam sambutannya mengatakan, penanaman perdana tamanan padi, salah satu tujuannya untuk menurunkan angka stunting di wilayah kabupaten tersebut.
Hal itu disebabkan karena rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya nutrisi pada ibu hamil dan asupan gizi terhadap anak-anak.
"Padahal masyarakat banyak memelihara hewan peliharaan seperti ayam dan ungas maupun yang lainnya.
Namun hewan peliharaan itu dijual dan dibelikan ikan dan lauk pauk yang kesannya kurang bergizi, padahal lebih penting kesehatan dan pemenuhan gizi maupun nutrisi untuk keluarga itu," sebutnya.
Bupati mengatakan, melalui kegiatan penanaman perdana tamanan padi, selain untuk mengurangi angka stunting.
Hal ini tentu sangat dibutuhkan kerjasama dan sinergitas dari semua pihak dalam menurunkan angka stunting di kabupaten tersebut.
Baca juga: Harga Kopi Naik di Gayo Lues, Bubuk Kopi Bertahan
Baca juga: SIM Keliling Gayo Lues, Sehari Rata-rata 15 Warga Buat SIM
Sementara itu, Dandim 0113/Galus, Letkol Inf Krismanto menyebutkan, penanaman padi perdana dilakukan guna untuk mengatasi kesulitan masyarakat dan untuk penurunan angka stunting di kabupaten tersebut pada umumnya.
"Dari tanaman padi tersebut, nanti hasil panennya akan diberikan atau diserahkan secara gratis kepada masyarakat yang tergolong pada kategori stunting," kata Dandim.(*)
Baca juga: Wisata Gayo Lues Menara Pandang Agusen Mayoritas Disinggahi Pengguna Jalan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/tanam-padi.jpg)