Berita Aceh

Polisi Buru Tersangka Lain, Ini 7 Korban Kasus Perampokan Uang di Bireuen dan Bener Meriah

Aparat penegak hukum Polres Bireuen hingga kini masih memburu pelaku lain yang ikut terlibat dalam kasus perampokan tersebut

Editor: Rizwan
TribunGayo.com
Perampok uang Rp 320 Juta di Bireuen ternyata juga merampok uang di Bener Meriah Rp 610 juta. 

TRIBUNGAYO -  Aparat penegak hukum Polres Bireuen hingga kini masih memburu pelaku lain yang ikut terlibat dalam kasus perampokan tersebut.

Kasus perampokan itu terjadi di Kabupaten Bireun dan Bener Meriah.

Hingga kini, polisi di Bireuen telah telah berhasil menangkap empat pelaku perampokan uang operasional Dayah MUDI Samalanga, Bireuen  bersama tim gabungan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Arief Sukmo Wibowo SIK kepada Serambinews.com,  Sabtu (17/09/2022). 

Disebutkan, khusus dalam aksi perampokan uang dayah MUDI, hasil penyelidikan dan pengakuan sementara dari tersangka yang sudah ditangkap ada beberapa tersangka lain yang terlibat dalam aksi waktu itu. 

“Salah satu yang belum tertangkap adalah orang yang memantau di Samalanga saat korban menarik uang di bank, orang tersebut yang mengabari kepada rekannya di Bireuen tentang adanya nasabah membawa uang dari Samalanga arah ke Bireuen,” ujarnya.

Selain itu, ada beberapa tersangka lain yang diduga ikut terlibat dalam aksi perampokan di Bireuen pada beberapa kejadian sebelumnya.

Baca juga: 9 Fakta Kasus Perampokan Uang Dayah MUDI Samalanga, Tertangkap Setelah Beraksi di Bener Meriah

Empat tersangka pelaku perampokan yang sudah berhasil ditangkap  berinisial Ah Nop (31), Abd (58), Roj (40), dan Her (33).

Tujuh korban perampokan

Hasil penyelidikan sementara kata  Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Arief Sukmo Wibowo SIK didampingi anggota Satreskrim lainnya kepada Serambinews.com, Sabtu (17/09/2022),  pelaku mengakui telah beraksi sejak awal tahun 2020 lalu di sejumlah lokasi di Bireuen dan menggasak uang ratusan juta dari sejumlah korban.  

“Mereka mengakui dan benar telah melakukan aksi di Bireuen sejak lama,” ujar Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja.

Para korban kata Kapolres Bireuen, setelah kejadian perampokan langsung  membuat laporan resmi ke Polres Bireuen. 

Baca juga: Ayo Buruan, Hadiah Capai Rp 120 Juta, Ada Sayembara dengan Tema PON Aceh-Sumut 2024

Adapun laporan yang masuk ke Polres Bireuen antara lain:

1. Laporan perampokan atau aksi pencurian dengan tindak kekerasan  terjadi pada Selasa (28/07/2020) lalu, di kawasan Desa Meunasah Capa, Kota Juang Bireuen, dimana korban mengalami kerugian Rp 50 juta.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved