Berita Aceh

Polisi Ringkus Dua Tersangka Penembakan Warga Aceh Utara, Begini Kronologinya

Pengungkapan kasus penembakan itu setelah polisi di Aceh Utara mendalami keterangan dan olah tempat kejadian perkara terjadi 1 September 2022

Editor: Rizwan
Sumber Web Serambi Indonesia
Korban penembakan oleh OTK Jamaluddin (31) pekerjaan petani asal Gampong Cot Manyang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Kamis (1/9/2022) dini hari 

TRIBUNGAYO.COM - Polisi di Aceh Utara berhasil membongkar kasus penembakan di kabupaten itu pada 1 September 2022 lalu.

Dua orang dibekuk dan kini masih didalami pihak kepolisian di kabupaten itu.

Pengungkapan kasus penembakan itu setelah polisi di Aceh Utara mendalami keterangan dan olah tempat kejadian perkara.

Dikutip dari Serambinews.com, tim Khusus Satreskrim Polres Aceh Utara berhasil menangkap dua orang yang diduga kuat penembak Jamaluddin (31), warga Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis, 1 September 2022. 

Kedua pelaku adalah pria berinisial BT (45) dan PD (41).

BT ditangkap pada 7 September 2022, keesokannya giliran PD berhasil diringkus polisi. 

Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Faisal menyampaikan, hasil pemeriksaan sementara, PD mengaku pertamanya diajak BT untuk mengisap sabu sebelum penembakan itu terjadi.

Baca juga: Korban Penembakan di Aceh Utara Dirujuk ke RSUZA, Ini Dugaan Motifnya, Pakai Peluru Kaliber 9 MM

Mereka pun bertemu di salah satu toko untuk membeli sabu seharga Rp100 ribu dan memakainya di rumah PD.

Setelah menggunakan sabu, kata Riza, BT mengajak PD untuk mencuri di rumah salah satu saksi.

Dua pelaku yang diduga kuat penembak Jamaluddin (31), warga Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis, 1 September 2022
Dua pelaku yang diduga kuat penembak Jamaluddin (31), warga Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis, 1 September 2022 (Sumber Web Serambi Indonesia)

Sebelumnya, kedua tersangka mengetahui di rumah saksi (target) ada uang tunai Rp 200 juta.

Saat menjalankan aksinya, BT masuk ke rumah target sendirian dan PD menunggu di sepeda motor.

"Mereka mengisap sabu sebelum mencuri di rumah salah satu saksi. Mereka tau saksi itu membawa uang tunai Rp 200 juta ke rumahnya," jelas Kapolres Aceh Utara dalam keterangannya, Minggu, 18 September 2022.

Hal ini sebagaimana dikutip dalam siaran pers Humas Polda Aceh, Minggu (18/9/2022).

Kemudian, kata Kapolres Aceh Utara, Jamaluddin dan kawannya lewat menggunakan sepeda motor.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved