Berita Aceh

Jaksa Tahan Zaini Adik Irwandi Yusuf, Ini Kasus Yang Menjeratnya

Muhammad Zaini ditahan atas dugaan terlibat korupsi dalam pelaksanaan turnamen sepak bola internasional Tsunami Cup.

Editor: Budi Fatria
For TribunGayo.com
Foto kolase : Muhammad Zaini adik dari mantan gubernur Aceh Irwandi Yusuf kini ditahan Jaksa. 

Launching tersebut ditandai dengan memegang bendera negara-negara yang akan berkompetisi pada laga kelas internasional tersebut.

"Pemerintah Aceh melalui program 'Aceh Teuga' menggelar sepakbola bertaraf internasional, yaitu Aceh World Solidarity," kata Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

Sebagaimana diketahui, rencana turnamen sepakbola ini sempat heboh di Aceh, karena awalnya diberi nama Aceh Tsunami Cup.

Atas inisiatif Pemerintah Aceh, kemudian laga internasional ini diubah menjadi Aceh World Solidarity.

Pada kesempatan itu, kata Gubernur, World Solidarity ini bertujuan untuk mengembalikan prestasi sepakbola di Aceh melalui turnamen yang mengundang beberapa negara.

"Aceh harus berkelas, harus sering kita gelar kegiatan-kegiatan bertaraf internasional, seperti Aceh World Solidarity dan Sail Sabang," katanya.

Selain gubernur, launching turnamen sepakbola itu dihadiri oleh perwakilan Sekjen PSSI Pusat, ketua dan pengurus PSSI Aceh, Kadispora Aceh, Wali Kota Banda Aceh, dan sejumlah kepala SKPA lainnya.

2. Negara-negara Korban Tsunami

Empat negara berlaga pada turnamen sepakbola internasional ‘Aceh World Solidarity’ ini.

Keempat negara itu adalah Indonesia, Brunei Darussalam, Mongolia, dan negara pecahan Uni Soviet, Republik Kirgistan.

Sebelumnya, panitia ingin agar turnamen ini diikuti negara-negara yang menjadi korban tsunami seperti Jepang, Thailand, Malaysia, serta Indonesia sebagai tuan rumah.

“Karena bersamaan dengan kalender FIFA, sejumlah negara tak dapat mengikuti turnamen ini. Mereka kita undang melalui PSSI Pusat," kata Irwandi Yusuf.

"Untuk edisi pertama, saya pikir sudah cukup memadai. Saya berjanji selama pemerintahan saya, turnamen ini akan terus berlanjut,” tambahnya saat launching turnamen itu.

Irwandi secara terbuka mengakui kalau ajang tersebut dilaksanakan sebagai tanda bahwa Aceh saat ini sudah aman dan kondusif, bukan seperti penilaian orang luar.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved