Kopi Gayo

Harga Kopi Global Bergerak Naik, Akibat Persedian Kopi Robusta Menurun

Berdasarkan data dari barchart.com kopi arabika Maret (KCH23 ) pada hari Jumat (25/11/2022) ditutup naik lebih tinggi 2.30 atau naik 1.41 persen.

Penulis: Cut Eva Magfirah | Editor: Rizwan
For Tribungayo.com
Harga kopi global bergerak naik akibat persedian kopi robusta menurun pada Jumat (25/11/2022) 

TRIBUNGAYO.COM - Harga kopi global bergerak naik pada Jumat (25/11/2022).

Harga kopi global tersebut bergerak naik akibat persedian kopi robusta yang menuruh.

Hal tersebut membuat harga kopi robusta secara global menguat.

Karena  adanya tanda-tanda pasokan yang lebih ketat setelah persediaan kopi robusta yang dipantau ICE turun ke level terendah dalam 4 tahun.

Berdasarkan data dari barchart.com kopi arabika Maret ( KCH23 ) pada hari Jumat (25/11/2022) ditutup naik lebih tinggi 2.30 atau naik 1.41 persen.

Dan kopi robusta Jan ICE ( RMF23 ) ditutup naik lebih tinggi 15 atau bergerak naik sebesar 0.81 persen.

Sehingga harga kopi pada hari Jumat (25/11) bergerak sedikit lebih tinggi dengan robusta naik ke level tertinggi 2-1 per dua minggu.

Baca juga: Belbucks Kopi Gayo Pernah Disomasi Perusahaan Kedai Kopi Internasional, Dianggap Meniru Nama

Dengan adanya tanda-tanda produksi kopi global yang lebih kecil menyebabkan kenaikan harga kopi.

Dinas Pertanian Luar Negeri USDA (FAS) pada hari Selasa (22/11) memangkas perkiraan produksi kopi Brasil 2022/2023  lebih rendah 2,6 persen menjadi 62,6 juta kantong dari perkiraan sebelumnya 64,3 juta kantong.

Selain itu, FAS memangkas perkiraan produksi kopi Kolombia 2022/2023  lebih rendah 3,1 persen menjadi 12,6 juta kantong dari perkiraan sebelumnya 13 juta kantong.

Dan harga kopi Robusta menguat pada (25/11) karena persediaan kopi robusta yang dipantau ICE turun ke level terendah dalam 4 tahun.

Tidak hanya itu kenaikan harga kopi juga dipengaruhi cuaca di Brasil.

Dimana Somar Meteorologia melaporkan bahwa wilayah Minas Gerais di Brasil menerima curah hujan sebanyak 35,9 mm minggu lalu atau hanya 72 persen dari rata-rata curah hujan sebelumnya pada Senin (21/11/2022)  .

Sedangkan Minas Gerais adalah penyumbang sekitar 30 persen dari tanaman kopi arabika Brasil.

Baca juga: Harga Kopi Gayo di Gayo Lues Hari Ini Naik Rp 4.000 Per Bambu

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved