Berita Gayo Lues

Kasus Ancam Bunuh Wartawan di Aceh Tengah, GeRAK: Jika Polres Tak Sanggup, Harus Ditarik Polda Aceh

Sudah dua pekan Polres Aceh Tengah menganani kasus pengancaman bunuh terhadap seorang wartawan yang juga penasehat PWI Aceh Tengah, Jurnalisa.

Penulis: Romadani | Editor: Jafaruddin
For Tribungayo.com
Koordinator GeRAK Aceh Askalani di Takengon dan Wartawan Jurnalisa 

Laporan Romadani | Aceh Tengah 

TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Sudah dua pekan Polres Aceh Tengah menganani kasus pengancaman bunuh terhadap seorang wartawan yang juga penasehat PWI Aceh Tengah, Jurnalisa.

Namun, hingga kini belum ada penatapan tersangka dalam kasus tersebut. 

Kasus ancam bunuh tersebut terjadi dan kemudian dilaporkan Jurnalisa ke Polres Aceh Tengah pada 10 November 2022. 

"Seharusnya sudah ada penetapan tersangka oleh aparat penegak hukum di wilayah Aceh Tengah," ujar Koordinator GeRAK Aceh, Askalani, di Takengon di sela-sela acara Youth Camp Anti Korupsi.

Ancaman terhadap pekerja pers tidak dibenarkan sama sekali.

Baca juga: Jurnalis Gelar Aksi Teatrikal di Meulaboh, Desak Kapolda Usut Kasus Ancam Bunuh Wartawan Aceh Tengah

Karena pers bekerja dilindungi undang-undang tersendiri.

"Nah, jika aparat kepolisian Aceh Tengah bekerja lambat atau tidak sanggup bekerja maksimal dalam kasus ini, lebih baik ditarik Polda Aceh, agar intensif penangananya," harap Askalani Minggu (27/11/2022).

Tidak ada pembenaran melakukan cara-cara premanisme di zaman keterbukaan saat ini. 

"Jika kita keberatan terhadap pemberitaan semua ada aturannya, hak jawab dan lain-lain.

Ini tidak bisa dibiarkan, nanti terjadi lagi kepada rekan-rekan wartawan lain di Aceh," ujar Askalani.

Baca juga: Tarmilin Usman: Polres Aceh Tengah Jangan Ragu Ambil Tindakan Terhadap Pelaku Ancam Bunuh Wartawan

Baca juga: Ancam Bunuh Wartawan, Polisi di Aceh Tengah Diminta Tangkap Oknum Pengawas Proyek

Karena itu ia mendesak Polda Aceh menarik kasus itu.

Menurut Askalani kasus pengancaman seperti ini tidak boleh diabaikan dan harus dituntaskan. 

"Kalau dibiarkan akan menjadi bencana bagi kawan-kawan pers lain di Aceh," lanjut Askalani.

Askalani menambahkan kalau pihak Polres Aceh Tengah tidak mampu menyelesaikan perkara itu, GeRAK Aceh mendukung Polda Aceh mengambil alih kasus itu.

"Jika polres Aceh Tengah tidak mampu, Kkta GeRak Aceh mendukung Polda Aceh mengambil kasus itu," tutup Askalani. (*)

 

Update berita lainnya di TribunGayo.com dan GoogleNews

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved