Pilpres 2024

Anies Diadukan ke Bawaslu Dugaan Kampanye di Aceh, Begini Reaksi NasDem dan Alasan Pelapor

Bakal calon presiden (Capres) dari Partai NasDem, Anies Baswedan dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI saat kunjungan ke Aceh.

Editor: Rizwan
Youtube Tribungayo.com
Anies Baswedan disambut meriah dari antusiasnya masyarakat setibanya di Aceh, Jumat (2/12/2022) 

TRIBUNGAYO.COM - Bakal calon presiden (Capres) dari Partai NasDem, Anies Baswedan dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI saat kunjungan ke Aceh.

Terkait laporan dugaan kampanye saat di  Aceh itu, Partai NasDem ikut memberikan tanggapan dan mengaku heran atas laporan tersebut.

Sementara pelapor dari Aliansi Pemuda Cinta Demokrasi (APCD) juga menyampaikan alasan mereka melaporkan Anies ke Bawaslu Pusat.

Dikutip dari Tribunews.com, Jumat (9/12/2022), Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menanyakan alasan sehingga Anies Baswedan dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Diketahui, Anies dilaporkan Aliansi Pemuda Cinta Demokrasi (APCD) karena dianggap memanfaatkan rumah ibadah sebagai lokasi kampanye saat di Aceh.

Ali heran dasar pelaporan terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, terutama pasal yang dilanggar.

"Coba kau sebutkan pelanggaran pasal berapa? Apa yang dilanggar?" tanya Ali saat dihubungi, Rabu (7/12/2022).

Anggota Komisi III DPR RI itu membantah jika bakal calon presiden (capres) Partai NasDem tersebut melakukan kampanye saat di Aceh.

Baca juga: Mutiara Baswedan Tampak Cantik dengan Hijabnya saat Dampingi Anies Berkunjung ke Aceh

"Yang dimaksud dengan kampanye itu kapan, supaya kita jangan latah," ujar Ali.

Ali menjelaskan saat itu Anies bersama dirinya sedang Shalat Jumat di salah satu Masjid di Aceh. Setelah Shalat, Anies keluar dan langsung disambut masyarakat.

"Pas kita keluar masyarakat itu berkerumun mengerubungi Mas Anies. Anies berjalan terus sampai di luar Masjid. Lalu dihadang masyarakat di situ," ucap dia.

Karenanya, Ali mengaku heran adanya unsur dugaan kampanye yang dimaksud pelapor.

"Enggak tahu di mana yang dimaksud dengan kampanye? Harusnya masyarakatnya yang dilarang dong bertemu Anies," imbuhnya.

Alasan pelapor

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved