Kupi Senye

Mungkinkah Bandara Rembele Melayani Angkutan Kargo?

Bandara Rembele sudah dapat didarati pesawat setingkat Boeing 737 series dan telah dilengkapi fasilitas terminal kargo.

Editor: Budi Fatria
Dok Pribadi
Yan Budianto, Kepala Bandara Maimun Saleh Sabang Ditjen Perhubungan Udara. 

Oleh : Ir. Yan Budianto*)

Selayaknya setiap project pembangunan dilengkapi dengan dokumen perencanaan yang baik, detail dan dikaji secara keahlian, sehingga nantinya hasil pembangunan itu sendiri akan lebih terencana, terarah, dan terukur.

Demikian juga dengan pembangunan Bandara Rembele yang dimulai pada tahun 2001 telah melengkapi persyaratan dokumen perencanaan yang sampai sekarang dipergunakan sebagai acuan pembangunan bandara secara berkelanjutan.

Dokumen perencanaan ini merupakan konstribusi dari Pemerintah Daerah (Pemda) saat itu Kabupaten Aceh Tengah (sebelum pemekaran Kabupaten Bener Meriah) kepada Kementerian Perhubungan dengan tujuan mulia untuk mempercepat hasil pembangunan di daerah itu.

Walaupun, pada saat itu harus mengeluarkan dana yang relatif besar untuk ukuran sebuah daerah kabupaten.

Namun, akan berfungsi sebagai pemancing dana yang lebih besar pula pada masa yang akan datang.

Konsep ini merupakan sebuah terobosan baru Pemda Aceh Tengah ke peringkat nasional tampil beda dengan Pemda lainnya.

Karena daerah lain masih berasumsi bahwa pembangunan bandara itu merupakan tugas dan tanggung jawab dari Pemerintah Pusat sebagai instansi vertikal.

Alhamdullilah, konsep ini sekarang telah menjadi role model bagi Pemda lainnya turut berpartisipasi penyertaan modal untuk membanguna Bandara di daerahnya.

Salah satunya adalah peran serta Pemda dalam menyiapkan lahan untuk pembangunan Bandara.

Dan juga tidak terlepas dari kolaborasi dengan Pemerintah Pusat untuk membangun fisik Bandaranya.

Dalam hal ini, penulis ingin memaparkan secara ringkas tentang study kelayakan dan rencana induk (master plan) yang dokumennya dirancang pada tahun 2001.

Waktu itu, Bupati Aceh Tengah Alm Mustafa M Tamy membentuk Tim Teknis dan Ekonomi.

Anggota tim ekonomi diantaranya adalah Harun Manzola yang secara maraton membahas study kalayakan Bandara Rembele bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved