Berita Gayo Lues

Polsek Rikit Gaib Sosialisasikan Larangan Bakar Hutan, Ini Hukuman Bagi Pelaku Pembakaran Hutan 

Sosialisasi pencegahan karhutla yang berisikan larangan dan sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan kepada masyarakat.

Penulis: Rasidan | Editor: Mawaddatul Husna
FOTO IST
Petugas Bhabinkamtibmas di kecamatan Rikit Gaib gencarkan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak membakar hutan dan lahan dengan sengaja, Rabu (21/12/2022). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

TRIBUNGAYO.COM, BLANGKEJEREN - Personel Polsek Rikit Gaib di kabupaten Gayo Lues melalui petugas Bhabinkamtibmas, melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan upaya kebakaran hutan atau Karhutla.

Sosialisasi tersebut dilakukan personel Bhabinkamtibmas di kecamatan Rikit Gaib dan Pantan Cuaca.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai  bentuk upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah dua Kecamatan itu.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Efrianza melalui Kapolsek Rikit Gaib, Iptu Masjidil Hak, kepada TribunGayo.com, Rabu (21/12/2022) mengatakan, petugas bhabinkamtibmas rutin melaksanakan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Baca juga: Dapur Penyulingan Minyak Nilam Meledak, Mantan Wabup Gayo Lues dan Seorang Warga Jadi Korban 

Sosialisasi yang dilakukan berupa tentang kamtibmas maupun  protokol kesehatan serta tentang karhutla.

"Sosialisasi pencegahan karhutla yang berisikan larangan dan sanksi pidana,  bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan kepada masyarakat, agar diimplementasikan dan diketahui secara bersama-sama,"sebutnya.

Kapolsek mengatakan, sosialisasi tersebut digencarkan melalui sosial dan media spanduk itu,  bertuliskan Peraturan Perundang-undangan RI Pasal 48 ayat (1) UU RI Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan.

Dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda 10 miliar, dan Pasal 78 ayat (3) UU RI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, dengan ancaman 15 Tahun penjara dan denda Rp 15 miliar.

Baca juga: BREAKINGNEWS, Longsor, Terjebak Macet, Warga Jawa Tengah Meninggal Dunia dalam Mobil di Gayo Lues

"Itu merupakan sanksi dan hukuman pidana dan denda bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan dengan sengaja, untuk itu diharapkan dan masyarakat diimbau dapat mengetahui tentang peraturan dan perundang-undangan terkait hukuman sanksi dan dendanya,"sebutnya. (*)

Update berita lainnya di TribunGayo.com dan Google News

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved