PORA Pidie 2022

Bener Meriah Peringkat 2 Terakhir Klasemen PORA Pidie, Sadra: Pemerintah Perlu Pemekaran Dispora

"Saya selaku pemuda dan aktivis Bener Meriah mendorong pemerintah untuk melakukan pemekaran," ucapnya.

Penulis: Cut Eva Magfirah | Editor: Mawaddatul Husna
Facebook TribunGayo.com
Dalam live program Cerite Urum Tokoh di Facebook dan YouTube TribunGayo.com pada Senin (26/12/2022) menghadirkan pemuda Bener Meriah, Sandra Munawar yang dipandu oleh Host TribunGayo.com, Intan Mutia. 

TRIBUNGAYO.COM,REDELONG - Kompetensi Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke XIV di Pidie tahun 2022 telah berakhir pada Kamis (22/12/2022).

Penyelenggaraan even olahraga terbesar di Aceh tersebut berhasil menghasilkan pemenang di setiap cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.

Pada pertandingan yang diselenggarakan sejak 10-22 Desember 2022 lalu, kontingen asal Pidie resmi menjadi juara umum dengan perolehan medali emas terbanyak dari 23 kabupaten/kota di Aceh.

Sedangkan untuk wilayah Gayo Alas posisi tertinggi diduduki oleh kontingen Asal Aceh Tengah pada peringkat ke-4.

Dan sangat disayangkan hingga berakhirnya PORA Pidie 2022 kontingen asal Kabupaten Bener Meriah masih terus bertengger di posisi kedua terakhir.

Baca juga: Pengurus FPTI Aceh Tengah Dilantik, Atlet Raih 8 Medali Emas PORA Pidie

Kabupaten Bener Meriah menduduki peringkak ke-22 pada daftar klasemen perolehan medali PORA Pidie 2022.

Hal tersebut tentu menjadi perbincangan dikalangan masyarakat Bener Meriah sendiri.

Dimana rivalnya di wilayah Gayo Alas Aceh Tengah jauh di peringkat atas masuk 5 besar klasemen.

Dengan pengalaman tersebut tentu menjadi masukan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Bener Meriah untuk berbenah.

Dalam live program Cerite Urum Tokoh di Facebook dan YouTube TribunGayo.com pada Senin (26/12/2022) menghadirkan pemuda Bener Meriah, Sadra Munawar yang dipandu oleh Host TribunGayo.com, Intan Mutia.

Pada kesempatan tersebut Sadra menyampaikan mengenai perihal apa saja yang harus dibenahi untuk masa depan olahraga Bener Meriah.

Menurutnya langkah awal yang harus dilakukan oleh pemerintah Bener Meriah yakni melakukan pemekaran.

"Saya selaku pemuda dan aktivis Bener Meriah mendorong pemerintah untuk melakukan pemekaran," ucapnya.

Hal tersebut dilakukan karena saat ini, Dinas Pemuda dan Olahraga Bener Meriah yang menaungi dan bertanggung jawab semua atlet yang berasal dari Bumi Sengeda tersebut masih tergabung dalam Dinas Pariwisata Bener Meriah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved