Berita Aceh

Antrean Panjang Kendaraan Isi BBM Subsidi, Hiswana Migas Aceh Minta Penegak Hukum Awasi Ketat SPBU

Antrean kendaraan untuk memperoleh BBM subsidi baik pertalite dan solar hampir di semua SPBU di Aceh hingga kini semakin parah.

Editor: Rizwan
TRIBUNGAYO.COM/ASNAWI
Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Aceh Tenggara terbatas menyebabkan kenderaan antrian panjang di SPBU Kuning Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (10/12/2022). 

TRIBUNGAYO.COM - Antrean kendaraan untuk memperoleh BBM subsidi baik pertalite dan solar hampir di semua SPBU di Aceh hingga kini semakin parah.

Bahkan, ada sejumlah SPBU di Aceh malah ada sejumlah kendaraan diantarkan malam hari oleh sopir atau pemilik untuk mendapatkan BBM solar subsidi pada besok harinya.

Terkait antrean BBM subsidi itu, lembaga Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh menyampaikan sejumlah penyebab antrean BBM serta berharap adanya pengawasan ketat dari penegak hukum.

Sehingga dengan pengawasan kendaraan bermotor yang menyalahgunakan BBM subsidi seperti "mobil langsir" dapat dicegah.

Dikutip dari Serambinews.com, antrian kendaraan bermotor untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di sejumlah SPBU di Aceh semakin parah.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdin mengatakan, bahwa akumulasi dari sejumlah faktor dan peristiwa diduga menjadi penyebab berlarut-larutnya antrian untuk mendapatkan BBM bersubsidi di SPBU.

Baca juga: Berikut Poin-poin Edaran Pj Gubernur Aceh Soal BBM Solar Subsidi, Roda 4 Diberikan Hanya 25 Liter

Dari sejumlah pertemuan yang ia ikuti, disparitas harga BBM bersubsidi dan non-subsidi merupakan salah satu isu yang menjadi faktor utama.

Perbedaan harga yang signifikan memicu terjadinya migrasi konsumen BBM non-subsidi ke BBM bersubsidi.

"Migrasi ini tentu tidak hanya dipicu oleh masalah harga. Tetapi juga kondisi perekonomian yang memang sedang sulit dan memicu masyarakat untuk mencari alternatif pengeluaran yang lebih ekonomis," kata Nahrawi atau akrab disapa Toke Awi, Rabu (4/1/2023).

Ia mengatakan, faktor ekonomi, migrasi akibat disparitas harga, penyesuai kuota bersubsidi dan masa adaptasi konsumen menggunakan aplikasi My Pertamina, dapat diakui memberi pengaruh terhadap panjangnya antrian tersebut.

Terlebih lanjut, Toke Awi, saat peristiwa libur tahun baru.

Di mana kota yang menjadi tujuan wisata, akan mengalami peningkatan jumlah kendaraan dari tamu-tamu yang datang untuk berlibur.

Baca juga: Daftar Kendaraan Dilarang & Boleh Pakai BBM Solar Subsidi di Aceh, Berlaku 1 Januari 2023

"Jelas ini akan membuat permintaan BBM meningkat," ujarnya.

Ia meminta agar semua pihak menaruh perhatian besar terhadap permasalahan ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved