Berita Aceh Tenggara
Harimau Sumatera yang Ditemukan Sakit di Kebun Warga Pulo Sepang Menghilang
Pasalnya, harimau yang ditemukan di hutan itu belum dievakuasi karena menunggu tim BKSDA turun ke lapangan.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mawaddatul Husna
Laporan Asnawi | Aceh Tenggara
TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Harimau Sumatera yang ditemukan petani beberapa waktu lalu di kebun Desa Pulo Sepang, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara menghilang.
Pasalnya, harimau yang ditemukan di hutan itu belum dievakuasi karena menunggu tim BKSDA turun ke lapangan.
Namun, ketika tim telah turun ke lapangan Harimau Sumatera itu telah menghilang.
"Harimau sudah bergeser. Tim berupaya untuk menyisir sekitar lokasi.
Baca juga: AKBP R Doni Sumarsono Jabat Kapolres Aceh Tenggara
Namun, hingga saat ini belum ada informasi. Saat ini tim sedang melakukan pengecekan hasil tangkapan kamera," ujar Kepala Resort Konservasi Wilayah 15 Kutacane - Gayo Lues, Suherman P.
Seperti diberitakan sebelumnya, Seekor anak Harimau Sumatera ditemukan dalam keadaan sakit oleh masyarakat di sebuah kebun Desa Pulo Sepang, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara, Rabu (4/1/2023).
Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Bramanti Agus Suyono SH SIK MH mengatakan, satu ekor Harimau Sumatera ditemukan di kebun warga.
Harimau Sumatera itu diduga sakit dan belum dievakuasi Tim BKSDA.
Baca juga: Ratusan Mobil Dinas Pemkab Aceh Tenggara Apel Aset, Pj Bupati: Prioritaskan untuk Eselon II
Seekor anak Harimau Sumatera ditemukan di kebun salah seorang warga bernama Amir merupakan petani, Desa Pulo Sepang, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara.
Menurut Bramanti, pada saat itu, Amir hendak pergi ke kebun dengan tujuan untuk mengutip buah coklat.
Tapi sesampainya di kebun, Amir melihat seekor anak harimau Sumatera dalam keadaan sakit.
Kemudian, Amir melaporkan ke warga yang bermukim di Dusun Batang Taji Desa Pulo Sepang.
Sekira pukul 09.00 WIB personil Polsek Lawe Alas yang dipimpin Kapolsek Lawe Alas Iptu Peterson meluncur ke TKP menyatakan benar bahwasanya ada anak seekor Harimau Sumatera dalam kondisi sakit.
Baca juga: Dua Staf Ahli Bupati Aceh Tenggara Jadi Plt Kadinkes dan Kepala Kesbangpol
Hingga saat ini anak Harimau Sumatera tersebut belum di evakuasi masih berada di TKP menunggu perintah dari BKSDA Aceh.
Ditambah Kapolres, berdasarkan hasil wawancara dengan masyarakat setempat bahwa adapun jumlah anak Harimau Sumatra tersebut berjumlah 2 ekor tidak menutup kemungkinan anak harimau yang lain masih berada di kebun kebun warga.
Namun, yang terlihat sakit di lokasi itu hanya satu ekor. (*)
Update berita lainnya di TribunGayo.com dan Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/harimau-di-aceh-tengggara.jpg)