Berita Gayo Lues

Mahasiswa Minta Pemerintah Aceh Pasang Pagar Pembatas Jalan, Gayo Lues - Abdya Rawan Lakalantas 

Lintasan Blangkejeren kabupaten Gayo Lues (Galus) menghubungkan Blangpidie kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) rawan terjadi kecelakaan lalu lintas

Penulis: Rasidan | Editor: Rizwan
TribunGayo.com
Mahasiswa asal Galus, Khairul Adami 

Laporan Rasidan I  Gayo Lues 

TRIBUNGAYO.COM, GAYO LUES - Lintasan Blangkejeren kabupaten Gayo Lues (Galus) menghubungkan Blangpidie kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) rawan terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Titik rawan terutama di ruas jalan Terangun Babahrot kerap terjadi kecelakaan lalulintas.

Terkondisi jalan tersebut, sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Galus, meminta Pemerintah Aceh segera memasang dan membangun pagar pembatas jalan di ruas jalan provinsi tersebut.

Diketahui, sejumlah titik di lintasan Terangun Babahrot atau ruas jalan provinsi Blangkejeren menuju Blangpidie tersebut sangat kecelakaan lalulintas.

Bahkan dalam sebulan terakhir ini kasus kecelakaan dua kali terjadi ditempat yang sama kendaraan terjun kejurang dikawasan Bur Nipis kecamatan Terangun.

Kini untuk  mengantisipasi terjadinya kecelakaan tersebut, tentu harus dipasang pagar pembatas jalan.

Hal ini harus menjadi perhatian dinas terkait sebelum jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak lagi.

Baca juga: Polsek Kota Blangkejeren Antar Bantuan Sembako ke Rumah-rumah Warga Miskin di Gayo Lues

"Sudah sangat memprihatinkan jalan lintas provinsi Blangkejeren menuju Blangpidie tersebut.

Selain minimnya rambu-rambu lalulintas, kini belum memiliki pagar pembatas jalan di daerah yang rawan terjadi kecelakaan maupun longsor," kata Khairul Adami mahasiswa asal Galus, kepada TribunGayo.com, Senin (16/1/2023).

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir ini jalan itu kerap sekali terjadi kecelakaan lalulintas, bahkan hingga saat ini sudah banyak memakan korban.

Akan tetapi dinas terkait belum ada  inisiatif untuk membangun pagar pembatas jalan, tentu inikan sangat disayangkan.

Intansi terkait, harap Khairul, didesak agar segera  membangun pagar pembatas jalan atau  memasang silinder putar (roller) di lintasan Terangun Babahrot, sehingga hal ini  dapat mengurangi angka kecelakaan dan korban jiwa.

"Lintasan provinsi tersebut tentunya ramai dilalui  masyarakat atau pengendara selama ini, sehingga hal itu harus mendapat perhatian yang serius dari pemerintah," sebutnya.(*)

Update berita lainnya di TribunGayo.com dan Google News

Baca juga: Kebun Sere Wangi Warga Seluas 1,4 Hektare di Gayo Lues Terbakar, Diduga Api dari Putung Rokok

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved