Berita Gayo Lues

Dinas Syariat Islam Gayo Buka Pendaftaran Beasiswa untuk Hafiz Alquran, Ini Jadwal &  Syaratnya

Dinas Syariat Islam (DSI) kabupaten Gayo Lues (Galus) membuka pendaftaran calon penerima beasiswa hafiz dan hafizah Qur'an.

Penulis: Rasidan | Editor: Rizwan
TribunGayo.com
Dinas Syariat Islam (DSI) kabupaten Gayo Lues (Galus) membuka pendaftaran calon penerima beasiswa hafiz dan hafizah Qur'an. 

Laporan Rasidan I Gayo Lues 

TRIBUNGAYO.COM, GAYO LUESDinas Syariat Islam (DSI) kabupaten Gayo Lues (Galus) membuka pendaftaran calon penerima beasiswa hafiz dan hafizah Qur'an.

Beasoswa dalam rangka pembinaan hafizh Qur'an di kabupaten tersebut, kini DSI membuka peluang dan pendaftaran untuk calon penerima beasiswa hafizh dan hafizah Qur'an.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Gayo.com, Rabu (18/1/2023)  peluang dan pendaftaran calon untuk calon penerima beasiswa hafizh tersebut, kini dibuka dari 16-31 Januari 2023 mendatang.

Hal itu berdasarkan surat pengumuman yang diedarkan oleh DSI kabupaten Galus, Nomor:451/91/2023.

Kepala DSI Galus, H Samsul Bahri mengatakan, pendaftaran untuk calon penerima beasiswa hafizh dan hafizah di kabupaten tersebut kembali dibuka.

"Ini berlaku baik untuk pelajar atau santri yang ada di kabupaten Galus maupun pelajar (santri) yang sedang memondok di luar daerah," katanya.

Dikatakan, untuk kategori atau kriteria penilaian akan dilakukan penilaian terhadap kefasihan hafalan mulai dari ma'rad hingga tajwidnya dan yang lainnya.

Baca juga: ASN Kemenag Gayo Lues Ikrar Tidak Korupsi

Ini merupakan sebagai bentuk motivasi para calon hafizh dan orang tua siswa juga untuk mendukung program pemerintah kabupaten.

Kategori dan golongan hafalan yakni dari hafalan 6-10 juz ini merupakan Reng I, kemudian juz  11-15  Reng II, lalu juz 16-20 Reng III .

Dan begitu juga selanjutnya hingga juz 30..

Berikut syarat-syarat calon penerima beasiswa hafizh dari DSI kabupaten Galus:

Warga kabupaten Galus dibuktikan dengan photo copy KK, akte kelahiran dan dan photo copy KTP orang tua.

Selanjutnya, calon peserta berstatus sebagai santri (pelajar)  yang dibuktikan surat aktif belajar disertai dengan jumlah hafalan dari lembaga (pondok pesantren) minimal hafalan 5 juz dan sudah masuk juz ke 6.

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR
© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved