Berita Bener Meriah

Kisah Sukses Remaja Asal Bener Meriah Budidaya Strawberry hingga Raup Keuntungan Puluhan Juta Rupiah

"Alhamdulillah, untuk penjualan sendiri sejauh ini lancar, dalam sekali panen di kebun, bisa menghasilkan 50 hingga 100 kilogram," sebutnya.

Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
TRIBUNGAYO.COM/BUSTAMI
Pemilik Kebun Strawberry, Bambang Erita. 

Laporan Bustami | Bener Meriah 

TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Remaja Asal Kampung Kepies, Kecamatan Permata, Bener Meriah, Bambang Erita (17) berhasil membudidaya tanaman strawberry hingga raup keuntungan puluhan juta rupiah.

Pembudidaya tanaman buah strawberry yang dilakukan remaja yang masih duduk di bangku SMA ini dilakukan diatas tanah dengan luas lahan kurang lebih setengah hektar di depan rumahnya.

Suburnya kultur tanah di Kampung Kepies Kecamatan Permata, Bener Meriah itu menjadi anugerah tersendiri bagi Bambang untuk mengembangkan usahanya itu.

Baca juga: Dinsos Bener Meriah Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Longsor

Berdasarakan amatan TribunGayo.com masyarakat di Kampung tersebut tidak hanya menanam kopi dan sayur-sayuran saja.

Namun kini masyarakat setempat juga sudah mulai membudidayakan tanaman buah strawberry seperti hal yang dilakukan Bambang.

"Saat ini kita sendiri yang kebingungan memenuhi permintaan konsumen.

Malah banyak pembeli yang datang harus kecewa karena sudah jauh-jauh datang tidak bisa kita penuhi permintaannya," beber Bambang kepada TribunGayo.com, Minggu (22/1/2023).

Tingginya permintaan akan buah strawberry di kebunnya ini, kata Bambang bukan tanpa alasan.

Baca juga: Anggota PPS Pemilu 2024 Bener Meriah Resmi Ditetapkan, Cek Pengumuman Hasil Tes Wawancara

Mengingat, sebagaimana diakui oleh banyak pembeli, buah strawberry hasil perkebunan di Kampung Kepies lebih manis dari kebanyakan buah strawberry yang ada.

Bambang bahkan tidak sungkan-sungkan memberi kesempatan kepada para pembeli untuk memetik dan mencicipi langsung buah strawberry di kebunnya.

"Alhamdulillah, untuk penjualan sendiri sejauh ini lancar, dalam sekali panen di kebun, bisa menghasilkan 50 hingga 100 kilogram dengan harga perkilogran mencapai Rp 80.000," sebut Bambang.

Dikatakan Bambang, keinginannya untuk membudidayakan tanaman strawberry ini dikarenakan terinspirasi dari kebun warga di Brastagi, Sumatra Utara.

Baca juga: Agrowisata Kebun Strawberry di Bener Meriah, Serasa Memiliki Kebun Sendiri

Mengingat selain dirinya memiliki lahan yang kosong yang dapat digunakan, juga di wilayahnya itu memiliki ketinggian 1.800 Mdpl dan memang sangat cocok untuk di budidaya tanaman tersebut.

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved