Berita Aceh

Pasangan Zina Dihukum Cambuk di Aceh Barat, Wanita Jatuh Pingsan, Laki-laki Kesakitan

Kejari Aceh Barat melakukan eksekusi hukuman cambuk terhadap terdakwa pasangan berbuat zina terbukti melanggar Qanun Hukum Jinayat, Selasa (24/1/2023)

Editor: Rizwan
Serambi Indonesia
Terdakwa roboh dan pingsan usai menerima hukuman cambuk dalam kasus jarimah zina, Selasa (24/1/2023), yang berlangsung di halaman Lapas Kelas IIB Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. (Serambi/Sakdul Bahri) Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Terdakwa Wanita Pelaku Jarimah Zina Roboh dan Pingsan di Cambukan Ke-100, Teman Prianya Meringis, https://aceh.tribunnews.com/2023/01/24/terdakwa-wanita-pelaku-jarimah-zina-roboh-dan-pingsan-di-cambukan-ke-100-teman-prianya-meringis?page=all. Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Saifullah 

TRIBUNGAYO.COMKejari Aceh Barat melakukan eksekusi hukuman cambuk terhadap terdakwa pasangan berbuat zina terbukti melanggar Qanun Hukum Jinayat, Selasa (24/1/2023).

Eksekusi cambuk terhadap dua warga Aceh Barat itu dilakukan di halaman Lapas Kelas II Meulaboh, Aceh Barat.

Pelaksanaan hukuman cambuk masing-masing 100 kali, untuk terdakwa wanita sempat roboh dan jatuh pingsan, sedangkan yang laki-laki kesakitan.

Dikutip dari Serambinews.com, terdakwa jarimah zina bernama Erniati (37) roboh diakhir hujaman cambuk rotan dari tangan algojo.

Ia langsung diamankan oleh petugas medis ke ambulans yang sudah disiagakan di lokasi eksekusi cambuk dalam Lapas Meulaboh.

Pasangan pelaku jarimah zina yang dieksekusi tersebut masing-masing Musliadi (40), dan Erniati (37), yang melaksanakan eksekusi setelah adanya putusan dari Mahkamah Syariah (MS) Meulaboh pada Desember 2022 lalu.

Sebelumnya, mereka telah menjalani masa tahanan, sekitar 2 bulan penjara, di Lapas Kelas IIB Meulaboh.

Baca juga: KPK Ringkus Mantan Panglima GAM Ayah Merin di Aceh, Ini Kasus Menyeratnya

Keduanya merupakan warga beralamat di satu desa di kawasan Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Sedangkan Musliadi saat menerima hujaman cambuk terlihat hanya sesekali menahan rasa sakit ketika cambuk rotan mendarat ke punggungnya.

Erniati akhirnya sadar setelah beberapa menit dilakukan penangan oleh pihak medis di lokasi.

Kasi Pidum dari Kejaksaan Negeri Aceh Barat, Darma Mustika kepada wartawan, Selasa (24/1/2023), mengatakan, kedua terdakwa menjalani hukuman cambuk masing-masing sebanyak 100 kali cambuk.

Sementara menyangkut dengan salah satu terdakwa yang pingsan usai menerima hukuman cambuk akan dilakukan penanganan medis sesuai dengan ketentuan.

“Jika dalam pemeriksaan medis, harus dirawat tentu akan diobati dan jika yang bersangkutan bisa pulang maka akan dikembalikan kepada pihak keluarganya,” kata Darma Mustika.

Terkait hal tersebut pihaknya berkomitmen tetap melaksanakan cambuk bagi para terdakwa yang dinyatakan bersalah berdasarkan putusan pengadilan Mahkamah Syariah.

Halaman
123

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved