Penangkapan Ayah Merin

GeRAK Aceh : Penangkapan Ayah Merin Pintu Masuk KPK Membongkar Aktor Lain Dugaan Korupsi BPKS Aceh

Ditangkapnya Izil Azhar oleh KPK patut diapresiasikan dan ini menjadi modal penting bagi KPK untuk membongkar keterlibatan aktor lainnya.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Budi Fatria
For TribunGayo.com
Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, memberikan apresiasi kepada KPK atas penangkapan DPO tahun 2018 dalam kasus dugaan korupsi yaitu mantan Panglima GAM Izil Azhar alias Ayah Merin. 

Laporan Asnawi Luwi | Banda Aceh

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, memberikan apresiasi kepada KPK atas penangkapan DPO tahun 2018 dalam kasus dugaan korupsi yaitu mantan Panglima GAM Izil Azhar alias Ayah Merin.

Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani, mengatakan, buntut penangkapan terhadap DPO kasus dugaan korupsi atas nama Izil Azhar alias Ayah Merin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin, adalah sebuah langkah maju bagi lembaga anti rasuah.

Karena kata Askhalani sebelumnya mantan Panglima GAM Ayah Merin telah ditetapkan sebagai DPO sejak November 2018.

Menurut Askhalani, penangkapan Ayah Merin sekaligus menjadi pintu masuk untuk membongkar dugaan gurita korupsi di tubuh BPKS Aceh.

Sebagaimana diketahui, terkait korupsi di tubuh BPKS Aceh beberapa pihak sudah menjalani persakitan dan pidana kurungan.

Tambah Askhalani lagi, dengan ditangkapnya Izil Azhar alias Ayah Merin oleh KPK patut diapresiasikan dan ini menjadi modal penting bagi KPK untuk membongkar keterlibatan aktor lainnya yang diduga menerima aliran dana dari proses pembangunan fasilitas negara yang dikelola oleh BPKS. 

Sebelumnya, dalam persidangan terhadap terpidana atas nama saudara R yang merupakan mantan Kepala BPKS pada tahun 2007 dan juga mantan Bupati Bener Meriah.

Berdasarkan keterangan para pihak yang diperiksa oleh KPK dan keterangan fakta persidangan menjelaskan bahwa adanya aliran uang lain yang mengalir selain kepada Izil Azhar dimana berdasarkan dokumen diketahui ada sebanyak Rp 40 miliar lebih dana yang mengalir kepada para pihak lainnya. 

Baca juga: KPK Ringkus Mantan Panglima GAM Ayah Merin di Aceh, Ini Kasus Menyeratnya

"Tentunya ini menjadi harapan publik bagi KPK untuk mendalami keterlibatan aktor lainnya yang konon uang ini dijadikan bancakan dan sapi perah terhadap lembaga BPKS oleh pihak-pihak yang memperkaya diri sendiri dan kelompok, sehingga tentu ini menjadi momentum yang tepat bagi KPK untuk menegakkan keadilan hukum.

Penangkapan ini menjadi sesuatu yang sangat berharga, selain untuk proses penegakan hukum juga menjadi efek kejut bagi pihak lain yang selama ini menjadikan Aceh sebagai tempat untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Dimana, korupsi yang semakin canggih selama ini tidak mendapat perhatian khusus, maka diharapkan dengan adanya proses ini tentu menjadi momentum yang baik bagi KPK untuk membongkar siklus gurita korupsi di serambi Mekkah," ujar Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani.

Seperti berita sebelumnya, mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Izil Azhar yang akrab disapa Ayah Merin akhirnya diringkus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Aceh, Selasa (24/1/2023).

Penangkapan Ayah Merin yang telah ditetapkan tersangka KPK pada 2018 atau buron selama 4 tahun ini dibantu tim Polda Aceh.

Halaman
1234

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved