Berita Aceh Tengah
Harga Cabai Rawit Anjlok, Dibeli dari Petani Aceh Tengah Rp 3.000 Per Kilo
Petani di Kabupaten Aceh Tengah akhir-akhir ini mengeluhkan harga cabai rawit kini terjun bebas.
Penulis: Romadani | Editor: Jafaruddin
Laporan Romadani | Aceh Tengah
TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Petani di Kabupaten Aceh Tengah akhir-akhir ini mengeluhkan harga cabai rawit kini terjun bebas.
Terpantau harga cabai rawit kini berkisar antara Rp 3.000 - Rp 4.000 per kilogram
Sedangkan harga sebelumnya berkisar antara 25.000 - 30.0000 per kilogram.
Harga ini pun membuat petani menjerit akibat tidak seimbangnya dengan modal perawatan dalam menanam cabai tersebut.
Petani di Kampung Nosar Kecamatan Bintang, Aceh Tengah Afgan Nosarios mengatakan saat ini petani sedang memasuki musim panen.
Baca juga: Berikut Resep Risoles Sayur, Lezat Disantap dengan Saus Sambal dan Cabai Rawit
Namun malangnya, panen tersebut tidak memberikan senyuman bahagia kepada para petani,
karena tidak balik modal dengan tenaga dan biaya yang dikeluarkan.
"Kalau harga segitu tidak balik modal, harganya terjun bebas alias Anjlok kemarin Rp 5.000,.
Nah hari ini ada yang Rp 3.000 ada yang Rp 4.000," katanya.
Sebelumnya, harga asmpat melejit sehingga para petani menaruh harapan untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga di hari Raya Iedul Fitri 1444 H.
Baca juga: KKN Kolaborasi IAIN dan UMMAH Takengon Olah Tanaman Cabai jadi Produk Chili Oil
"Kalau sekarang jangankan untuk hari raya untuk membeli menu berbuka puasa saja sudah habis," terangnya.
Afghan Nosarios berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Perdagangan dapat memberikan solusi terhadap nasib petani untuk menstabilkan harga kembali.
"Mohon lah kepada dinas terkait agar bisa mencari solusi agar para petani dapat memenuhi kebutuhan keluarga," jelasnya.
Sementara itu Dinas Perdagangan Aceh Tengah Jumadil Enka belum mengetahui pasti penyebab harga tersebut anjlok.
Namun upaya yang akan dilakukan adalah menurunkan tim untuk mencari tahu penyebab dari turun nya harga cabai rawit.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Minat Petani Lakukan Penyulingan Minyak Serai Wangi Meningkat di Gayo Lues
"Kita belum tau pasti, apakah permintaan pasar atau faktor lainnya, kita akan cari penyebabnya," jelas Jumadil. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Cabai-Rawit-Anjlok.jpg)