Senin, 4 Mei 2026

Cahaya Aceh

Disbudpar Aceh Utus Operator Arung Jeram Aceh ke Sukabumi Jawa Barat, Sangat Bermanfaat

Disbudpar Aceh mengutus 15 operator arung jeram untuk melakukan benchmark (tolak ukur) ke Citatih River, Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Tayang:
Penulis: Nurkhalis | Editor: Rizwan
Dok Disbudpar
Disbudpar Aceh mengutus 15 operator arung jeram untuk melakukan benchmark (tolak ukur) ke Citatih River, Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. 

Laporan Nurkhalis I Banda Aceh

TRIBUNGAYO.COM - Dalam upaya meningkatkan SDM kepariwisataan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh mengutus 15 operator arung jeram untuk melakukan benchmark (tolak ukur) ke Citatih River, Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada 24-27 Juli 2023 itu mendapat respons positif oleh pengelola arung jeram di Aceh lantaran sangat bermaanfaat dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan kualitas serta pelayanan pengelolaan arung jeram di Aceh.

“Alhamdulillah, kami mulai merasakan manfaatnya dalam hal pengelolaan wisata arung jeram dengan baik di tempat kami,” ujar operator arung jeram penerima manfaat, Suryadi dari Benteng Adventure Bireuen, Sabtu (5/8/2023).

Ia berharap program bencmark seperti ini dapat terus dilaksanakan, sehingga menghasilkan penguatan SDM kepariwisataan yang baik di Aceh.

“Terima kasih Disbudpar Aceh atas kepercayaan dan dukungannya kepada kami, sebagai salah satu peserta benchmark pengelolaan wisata arung jeram di Sukabumi, Jawa Barat,” ucapnya.

Hal senada juga dikatakan Abdul Hadi, operator arung jeram dari Koperasi Wisata Alam Gayo Adventure.

Baca juga: Win Wildan Arfiga dan Ipak Rani Yulia Sari Dinobatkan Duta Wisata Aceh Tengah 2023

Baca juga: Hasil SEA V League 2023, Timnas Voli Putri Indonesia Ditaklukkan Tuan Rumah Vietnam 3-1

Ia menilai, program bencmark ke Citatih River itu dijadikan pelajaran berharga bagi pengembangan koperasinya ke depan.

“Kegiatan benchmark ini kami jadikan tolak ukur dan perbandingan, bagaimana mengelola wisata arung jeram agar lebih berkulitas. Terima kasih Disbudpar Aceh,” imbuhnya.

Upaya Pengembangan Pariwisata Minat Khusus

Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal mengatakan pariwisata merupakan salah satu sektor penting dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat di Indonesia.

Oleh karena itu, beragam upaya terus dilakukan pihaknya untuk mewujudkan hal tersebut.

“Benchmark seperti ini (pengelolaan arum jeram) sangat mendukung terhadap kemajuan pariwisata Aceh.

Baca juga: Link Live Streaming SEA V League 2023, Tim Voli Putri Filipina Vs Indonesia Pukul 16.00 WIB

Baca juga: Haili Yoga Serukan Orang Gayo Bersatu, Tidak Saling Menjatuhkan

Semoga hasil yang didapat para operator di sana segera diaplikasikan di tempatnya dan semakin profesional pengelolaannya, sehingga menciptakan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan,” ujarnya.

Kabid Destinasi Disbudpar Aceh, Munawir Arifin menambahkan, peserta benchmark tersebut merupakan para operator arung jeram pilihan yang telah menempuh serangkaian tahapan pelatihan.

Mereka sebelumnya telah menjalani pelatihan dasar hingga pelatihan manajemen pengelolaan wisata arung jeram.

“Peserta benchmark dipilih berdasarkan penilaian para pemateri pada faktor kedisiplinan, keseriusan hingga life skill dalam praktik lapangan.

Harapannya, kita bisa terus meningkatkan kapasitqs SDM kepariwisataan minat khusus (adventure) ini karena Aceh merupakan ‘surganya’ wisata minat khusus,” pungkasnya.(*)

Baca juga: Rekrutmen CPNS 2023 dan PPPK, Tenaga Guru dan Kesehatan Terbanyak, Simak 3 Poin Kata Menpan RB

Baca juga: Berikut Puluhan Contoh Soal SKD CPNS 2023 Materi TKP Lengkap Kunci Jawaban

Update berita lainnya di TribunGayocom dan GoogleNews

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved