Kamis, 9 April 2026

Berita Aceh Tenggara

80 Peserta Ikuti Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja

"Semoga dapat meningkatkan skill para pekerja agar bisa bersaing dengan tenaga dari luar dan dalam menghadapi era globalisasi," ujarnya.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mawaddatul Husna
TRIBUNGAYO.COM/ASNAWI LUWI
Pj Bupati Aceh Tenggara Drs Syakir MSi didampingi Kadis Disdagperinaker Rahmad Fadli SSTP MSi menyerahkan alat kerja secara simbolis kepada perwakilan 80 peserta dari 16 Kecamatan mengikuti pelatihan keterampilan di SMKN 2 Kutacane, Senin (28/8/2023). 

80 Peserta Ikuti Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja

Laporan Asnawi | Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Sebanyak 80 peserta dari 16 Kecamatan mengikuti pelatihan keterampilan bagi pencari kerja berdasarkan klaster kompetensi di SMKN 2 Kutacane, Senin (28/8/2023). 

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tenggara, Drs Syakir MSi didampingi Kadis Disdagperinaker Agara, Rahmad Fadli SSTP MSi.

Pj Bupati Aceh Tenggara dalam sambutannya, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan keterampilan tersebut.

"Semoga dapat meningkatkan skill para pekerja agar bisa bersaing dengan tenaga dari luar dan dalam menghadapi era globalisasi," ujarnya.

Baca juga: Banjir yang Melanda Aceh Tenggara Buat Arus Lalu Lintas Kutacane-Medan Lumpuh

Selain itu, jadikan kegiatan ini sebagai salah satu wujud nyata upaya pemerintah untuk menekan angka pengganguran di Aceh Tenggara, khususnya bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

Menurutnya, salah satu masalah tenaga kerja di Indonesia khususnya di Aceh Tenggara yang masih perlu diselesaikan adalah masalah tenaga kerja tidak produktif.

Karena tidak memiliki keterampilan sedangkan di era globalisasi saat ini tenaga kerja yang  dibutuhkan tidak hanya berpendidikan, tetapi juga memiliki kemampuan dan keterampilan untuk mendukung pendidikan serta mempratekkannya di lapangan.

Baca juga: Aceh Tenggara Dilanda Banjir, Jalan Nasional Kutacane-Medan Lumpuh

Kompetisi antara pencari kerja semakin tinggi sehingga mengharuskan untuk memiliki kemampuan khusus dan bisa diperoleh melalui pelatihan baik yang diselenggarakan oleh pemerintah, maupun pihak swasta.

Oleh karena itu, pelatihan yang dilaksanakan oleh Disdagperinaker Aceh Tenggara sudah sangat tepat sekali dalam rangka upaya mewujudkan pengelolaan seluruh potensi daerah dan sumber daya manusia untuk kemakmuran masyarakat.

Sementara itu, Kabid Tenaga Kerja Disperindagnaker Aceh Tenggara, Febriza Ihsan SE MM, mengatakan kegiatan ini diikuti 80 orang.

Baca juga: Ketua DPRK Aceh Tenggara Denny Febrian Roza Apresiasi Gerak Cepat Sat Reskrim Tangkap Pembunuh Siswa

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menciptakan tenaga kerja kompeten, sehingga para peserta mampu bersaing di era Globalisasi ataupun berwirausaha dengan target  menciptakan tenaga kerja bagi penduduk miskin, dan atau miskin ektrem demi meningkatkan sumber daya manusia yang mampu bersaing dan mengisi kesempatan berwirausaha guna meningkatkan taraf hidup menuju keluarga sejahtera.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 6 hari terhitung 29 Agustus sampai 3 September tahun 2023 yang dibagi dua lokasi.

Yaitu lokasi menjahit dilaksanakan di Gedung SMKN 1 Kutacane dan  di Gedung SMK Negeri 2 Kutacane.

Peserta pelatihan menjahit sebanyak 40 orang dan peserta pelatihan pertukangan sebanyak 40 orang dengan rincian 33 orang merupakan katagori miskin ektrem (P3KE).

Kemudian 27 orang katagori miskin ekonomi lemah, selanjutnya 20 orang merupakan alumni SMK. (*)

Update berita lainnya di TribunGayo.com dan Google News

 

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved