Berita Aceh Tengah
110 Pelajar di Aceh Tengah Ikut Seleksi POPDA Pencak Silat
"Kita akan bawa 15 peserta yang terdiri dari 8 putra dan 7 putri," kata Tim Pemandu Bakat Pencak Silat Aceh Tengah, Rendi.
Penulis: Cut Eva Magfirah | Editor: Mawaddatul Husna
110 Pelajar di Aceh Tengah Ikut Seleksi POPDA Pencak Silat
TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Sebanyak 110 pelajar tingkat SMP dan SMA/sederajat di Aceh Tengah mengikuti seleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) cabang olahraga Pencak Silat, Kamis (5/10/2023).
Ratusan pelajar yang terdiri atas putra dan putri itu mengikuti seleksi POPDA cabang olahraga (cabor) Pencak Silat yang berlangsung di GOR Gentala, Takengon, Aceh Tengah.
Baca juga: Kapolsek Linge Beri Kejutan Spesial dalam Peringatan HUT ke 78 TNI Aceh Tengah
Dalam kompetisi ini, 110 pelajar berlomba untuk merebut 15 posisi yang akan mewakili Aceh Tengah dalam cabor Pencak Silat pada ajang olahraga POPDA 2024, yang akan digelar di Idi Rayeuk, Aceh Timur.
"Kita akan bawa 15 peserta yang terdiri dari 8 putra dan 7 putri," kata Tim Pemandu Bakat Pencak Silat Aceh Tengah, Rendi.
Bagi Aceh Tengah, Pencak Silat merupakan salah satu cabang olahraga yang tidak pernah absen dalam ajang POPDA yang digelar 2 tahun sekali.
Baca juga: Sekda Aceh Tengah Pimpin Rapat Pembahasan Pemilu dan Pilkada Tahun 2024
Pasalnya pada ajang POPDA 2022 yang berlangsung di Meulaboh, Aceh Barat, atlet Pencak Silat Aceh Tengah berhasil membawa prestasi dan mengharumkan Aceh Tengah.
"Ahamdulillah kemarin di Meulaboh kita dapat 2 medali emas, 1 perak dan 4 perunggu," jelas Rendi.
Adapun seleksi POPDA ini menjadi langkah awal bagi pelajar-pelajar berbakat untuk menunjukkan kemampuan mereka dan bersaing di tingkat kabupaten hingga Provinsi.
Adapun untuk cabor Pencak Silat kategori putra terdapat beberapa kelas yang akan berpartisipasi dalam ajang POPDA 2024, mulai dari kelas A hingga H.
Baca juga: Merasa Difitnah di Akun Medsos, Begini Reaksi Supri Artono Bacaleg Aceh Tengah
Sedangkan kategori putri terdiri dari 7 kelas, yakni kelas A hingga G.
Salah satu aspek penting dalam seleksi POPDA tahun ini adalah batasan usia.
Peserta yang lahir setelah tahun 2008 diharapkan menjadi peserta yang akan bersaing dalam ajang ini.
"Ini kita ambil memang kelahiran 2008 paling tinggi kelas satu SMA," ujar Rendi.
Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi perubahan batasan usia yang mungkin terjadi ketika mereka akan mengikuti kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Baca juga: Demi Maju ke DPRK Aceh Tengah, Misriadi dan Yasir Arafat Rela Mundur sebagai Reje
Seperti POPWIL (Pekan Olahraga Wilayah) dan POPNAS (Pekan Olahraga Nasional).
"Karena kemarin ada atlet kita yang lolos ke POPWIL, cuma terkendala diumur makanya tidak diikutsertakan karena ada perubahan batasan umur," tuturnya. (TribunGayo.com/Cut Eva Magfirah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/110-Pelajar-di-Aceh-Tengah-Ikut-Seleksi-POPDA-Pencak-Silat.jpg)