Selasa, 26 Mei 2026

Video

Video 3 Trafic Light di Takengon Padam, Pengendara Dihimbau Berhati-hati

Kekacauan lalu lintas yang serius dan potensi risiko bagi keselamatan pengendara telah membuat para pengguna jalan merasa sangat tidak aman

Tayang:
Penulis: Romadani | Editor: Bagus Setiawan

Laporan Romadani | Aceh Tengah

TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON – Ketidakamanan lalu lintas di Takengon semakin memprihatinkan dengan kondisi padamnya tiga lampu lalu lintas utama di beberapa persimpangan kota ini Takengon.

Kondisi lampu lalu lintas yang mati total telah menimbulkan kekhawatiran bagi para pengendara akan terjadinya kecelakaan dan kemacetan lalu lintas yang mungkin terjadi.

Berdasarkan amatan dari Tribungayo.com pada Senin (6/11/2023), tiga lampu lalu lintas terlihat mati total di lokasi-lokasi strategis atau yang dikenal rawan kecelakaan.

Pertama, di Jalan Sengeda, dekat Terminal Lama Takengon, yang merupakan jalur menuju simpang menuju Wariji dan Jalan Lintang.

Lampu lalu lintas ini telah terpantau mati total selama beberapa bulan terakhir.

Kedua, terdapat lampu lalu lintas yang mati di jalan nasional Takengon - Bireun, tepatnya di Leube Kader, Kampung Paya Tumpi Baru, yang berdekatan dengan tugu kopi.

Persimpangan empat di Jalan Paya Tumpi Baru ini menjadi area yang memerlukan perhatian ekstra karena kondisi trafic light yang mati.

Kemudian, yang ketiga terdapat di Jalan Kebet, yang merupakan jalur menuju objek wisata Pantan Terong, juga mengalami padamnya lampu lalu lintas di persimpangan empat.

Kekacauan lalu lintas yang serius dan potensi risiko bagi keselamatan pengendara telah membuat para pengguna jalan merasa sangat tidak aman saat melintasi persimpangan yang biasanya diatur dengan bantuan lampu lalu lintas.

Tanpa pengaturan yang jelas, pengendara sering merasa kebingungan dan sulit untuk menyeberang dengan aman.

Suryati, salah satu pengendara warga Takengon, berharap agar pihak berwenang segera mengoptimalkan kembali lampu lalu lintas yang telah padam.

Dia menekankan perhatiannya terhadap dua lokasi, yakni Terminal Lama dan Jalan Paya Tumpi Baru.

Di Terminal Lama, Suryati menyatakan bahwa pada siang hari, kondisi lalu lintas mungkin tidak terlalu padat, tetapi di sore hari, lalu lintas sering menjadi ramai dan macet.

Selain itu, Suryati juga mengungkapkan kekhawatiran terkait kecepatan pengendara di Jalan Nasional dari arah Bireun ke Takengon, yang sering kali melebihi batas kecepatan karena jalannya lurus. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan di daerah tersebut.

Oleh karena itu, Suryati berharap agar pihak berwenang segera memperbaiki atau mengoptimalkan kembali lampu lalu lintas ini demi keselamatan pengendara. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved