Berita Aceh
Cara Aminullah Usman Perangi Rentenir di Banda Aceh Nilai Ampuh
Dari data, masyarakat Banda Aceh yang menggunakan rentenir atau tengkulak untuk mendapatkan pinjaman turun drastis.
TRIBUNGAYO.COM – H Aminullah Usman SE Ak MM, dinilai sukses memerangi rentenir di Kota Banda Aceh.
Mantan Wali Kota Banda Aceh ini berhasil menurunkan ketergantungan masyarakat menggunakan pinjaman dari rentenir.
Dari data, masyarakat Banda Aceh yang menggunakan rentenir atau tengkulak dari yang semula 80 persen pada tahun 2018 menjadi 14 persen di tahun 2019, serta tersisa hanya 2 persen hingga akhir masa jabatannya.
Aminullah yang dikenal dengan rekam jejaknya yang gemilang, berhasil mencatat prestasi dalam upayanya untuk memberantas praktik rentenir ini.
Dalam beberapa tahun terakhir, rentenir telah menjadi salah satu masalah sosial yang meresahkan masyarakat di Aceh.
Dengan kebijakan proaktif dan solutif, Aminullah berhasil menciptakan langkah-langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini.
Salah satu langkah yang diambil Aminullah adalah pendirian Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah.
Baca juga: Aminullah Usman: Jika Terpilih Anggota DPR RI akan Gunakan Seluruh Dana Aspirasi untuk Bagun Aceh
LKMS Mahirah Muamalah ini bertujuan untuk memberikan alternatif permodalan yang adil dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Melalui LKMS Mahirah Muamalah, Aminullah memberikan solusi kepada masyarakat yang sering kali menjadi korban praktik rentenir dengan memberikan akses lebih mudah, bunga yang wajar, dan proses yang transparan.
Pendekatan syariah dalam lembaga keuangan ini memberikan keberlanjutan dan keadilan dalam sistem permodalan.
Selain itu, Aminullah juga mengedepankan program pelatihan keterampilan dan pemberian modal usaha kepada masyarakat.
Dengan memberdayakan ekonomi masyarakat, tujuan Aminullah adalah memberikan alternatif yang kuat dan berkelanjutan sehingga masyarakat tidak terjerat dalam praktik rentenir yang merugikan.
Pendekatan Aminullah dalam mengatasi permasalahan rentenir bukan hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif dengan menciptakan lembaga keuangan yang mampu menjadi solusi nyata.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menghadapi tantangan serupa dan menciptakan lingkungan ekonomi yang sehat dan berkeadilan di masyarakat.
Baca juga: Peduli Dhuafa, Pemuda dan UMKM, Aminullah Usman Sosok Tepat untuk DPR RI
Aminullah dalam satu kesempatan pernah mengatakan, dari segi bahasa, rentenir adalah orang yang mencari nafkah dengan membungakan uang, dan itu haram menurut hukum Islam.
Karenanya Aminullah bertekad ‘berperang’ melawan rentenir karena mencekik leher masyarakat kecil dan jelas-jelas bertentangan dengan syariat Islam, yakni Al Quran dan hadits, atau biasa juga disebut ribawi.
Buah hasil inovasi Aminullah, LKMS Mahirah Muamalah cukup berpengaruh dalam menjaga pertumbuhan UMKM.
Sebagaimana data dari dinas terkait pada tahun 2017 jumlah UMKM di Banda Aceh 8.255 unit. Meskipun diterpa badai pandemi, data menunjukkan UMKM tetap tumbuh subur di tahun 2021 mencapai 16.970 unit.
Dan hingga masa jabatan Aminullah berakhir di tahun 2022, angka tersebut berhasil menembus 17.300 UMKM.
Aminullah pun membeberkan cara bagaimana dirinya mampu membangkitkan UMKM di Banda Aceh. Dimana sejak awal dilantik ia sudah bertekad menekan angka kemiskinan dan berhasil menjadi 7,14 persen dengan IPM 85,71 persen.
Baca juga: Ismed Sofyan Ajak Pecinta Bola di Dapil II Aceh Dukung Aminullah Usman ke DPR RI
Dan fokus dalam pemberdayaan SDM khususnya peningkatan sektor pelaku UMKM.
Sementara dari segi pertumbuhan ekonomi. Tercatat pertumbuhan ekonomi Banda Aceh pada 2017 adalah sebesar 3,39 persen, yang naik menjadi 4.49 persen pada 2018.
Lalu turun sedikit menjadi 4,13 persen tahun 2019, dan sempat berada pada angka -3,29 % tahun 2020 karena dampak pandemi.
Namun di tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Banda Aceh kembali bangkit dan mengalami peningkatan sebesar 5,53 % .
Adapun perbandingan PDRB, Income Perkapita dalam rentang waktu empat tahun terakhir Aminullah memimpin Banda Aceh juga menunjukkan tren positif.
Diketahui tahun 2017 Pendapatan per kapita Rp. 64,21 juta per tahun, dan di Tahun 2021 berhasil menembus angka Rp 78,16 juta per tahun. Angka ini nilainya melampaui rata-rata provinsi dan nasional.
Ia pun berharap keberhasilannya itu dapat ditularkan ke daerah lain jika dirinya terpilih sebagai anggota DPR-RI perwakilan rakyat Aceh tahun 2024.
"Mohon doa dan dukungan masyarakat semua. Semoga kerja-kerja yang bermanfaat bagi rakyat khususnya rakyat kecil bisa kita tularkan ke daerah Aceh lainnya,” kata Aminullah Usman, caleg DPR RI dapil II Aceh dari Partai PAN bernomor urut 4, Minggu 28 Januari. (***adv***)
| 72 Rumah Rusak di Aceh Tenggara Diterjang Puting Beliung, Yahdi Hasan Usulkan Bantuan ke BMA |
|
|---|
| Kader Golkar Aceh Tengah Sesalkan Spanduk Provokatif Serang Ketua Golkar Aceh |
|
|---|
| Pemkab Aceh Tengah Tiadakan Seluruh Rangkaian HUT ke 447 Kota Takengon, Termasuk Pacuan Kuda |
|
|---|
| MCK SMAN Tanoh Alas Aceh Tenggara Rusak Parah, Sekolah juga belum Memiliki Musala |
|
|---|
| Cabuli Remaja Dibawah Umur, Polres Aceh Tengah Tangkap Pemuda Asal Bener Meriah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Aminullah-Usman-9.jpg)