Senin, 13 April 2026

Berita Aceh Tengah

Arung Jeram Berisiko Tinggi, Pengelola Diminta Penuhi SKKNI

"Arung jeram itu wisata minat khusus, berisiko tinggi. Harus diikuti aturan-aturan yang sudah ditetapkan untuk keselamatan," ungkap Ketua FAJI Aceh.

Penulis: Romadani | Editor: Mawaddatul Husna
For TribunGayo.com
Arung Jeram Berisiko Tinggi, Pengelola Diminta Penuhi SKKNI. 

Laporan Romadani | Aceh Tengah 

TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Merujuk Keputusan Kemenaker RI nomor 60 tahun 2024, pelaku wisata arung jeram dituntut menjamin keamanan dan keselamatan yang tinggi bagi wisatawan yang mengikutinya. 

Oleh karenanya, wisatawan sangat penting memperhatikan dan pilah pilih operator wisata arung jeram yang akan dituju. 

"Arung jeram itu wisata minat khusus, berisiko tinggi. Harus diikuti aturan-aturan yang sudah ditetapkan untuk keselamatan," ungkap Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Aceh Hasballah M Isha, Senin (8/4/2024).

Ditekankan, jaminan keamanan, keselamatan dan kenyamanan wisatawan hanya dapat dilakukan oleh pengelola yang memiliki kecakapan, keterampilan dan pengetahuan yang mumpuni dalam mengelola wisata minat khusus ini. 

"Alhamdulillah FAJI telah menginisiasi diterbitkannya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan ada 73 item yang harus dipenuhi oleh pengelola," ungkapnya. 

Pihaknya mengimbau agar pengelola wisata minat khusus arung jeram di Aceh mentaati dan menjalankan aturan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata sesuai dengan ketentuan SKKNI.

"Jangan menyepelekan SKKNI agar tidak bermasalah dengan hukum serta tidak merusak citra baik arung jeram Aceh yang sudah terbangun selama ini," tegas sosok yang akrab disapa Cek Lah ini.

Diaungkapkan, kedepan pihak Kementerian Pariwisata, Pemerintah Daerah akan bekerjasama dengan asosiasi dalam hal ini FAJI untuk melakukan pengawasan terhadap keberadaan pengelola wisata arung jeram.

"Kepada pihak-pihak yang sudah membangun tempat-tempat wisata arung jeram agar segera melengkapi semua kelengkapan dan kebutuhan baik dari sisi administrasi maupun sarana lainnya sesuai dengan pedoman SKKNI," imbuhnya.

Seperti diketahui, sejumlah kabupaten di Aceh sudah terbangun wisata arung jeram dan menjadi atraksi wisata paling diminati. 

Diantaranya di Mane Pidie, Aceh Tenggara, Bener Meriah, Aceh Timur, Aceh Jaya, Aceh Besar, Aceh Utara, Bireuen, Nagan Raya, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Singkil dan Aceh Tengah. (*)

Baca juga: Arung Jeram Lukup Badak Siap Sambut Wisatawan yang Sedang Berlibur Lebaran di Takengon

Baca juga: Wisata Aceh Tengah, Batu Bentuk Manusia, Lusung Batu, Ular Batu, Alat Musik Batu di Gua Loyang Pukes

Baca juga: Rekomendasi Wisata Aceh Tengah untuk Libur Tahun Baru: Natural Park, Daloff Café & Pante Menye

 

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved