Kupi Senye
Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 dengan angka 5,6 persen merupakan pertumbuhan ekonomi kedua tertinggi di Aceh setelah Nagan Raya.
Oleh: Dr Nuri Rosmika SST MSi *)
Pertumbuhan Ekonomi
Ukuran proses pembangunan yang dijalankan pemerintah erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi. Sehingga pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat dicapai setinggi mungkin.
Selama tahun 2023, pertumbuhan ekonomi Aceh Tengah terbilang sangat baik, mencapai 5,6 persen.
Berada di atas pertumbuhan ekonomi Aceh yang sebesar 4,23 % , lebih besar dari pertumbuhan ekonomi pulau sumatera yaitu 4,59 % , dan lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yakni 5,05 % .
Angka ini juga merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi selama 10 tahun terakhir. Selama 1 dekade ini, pertumbuhan ekonomi Aceh Tengah periode 2022 dan 2023 memang sangat pesat.
Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 dengan angka 5,6 persen merupakan pertumbuhan ekonomi kedua tertinggi di Aceh setelah Nagan Raya.
Pada tahun 2022, Aceh Tengah juga mampu tumbuh tinggi sebesar 4,93 persen dan juga tergolong pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Aceh setelah Banda Aceh.
Secara teori, pertumbuhan ekonomi pasti akan menyebabkan kenaikan harga (inflasi). Semakin tinggi pertumbuhan ekonomi yang dicapai maka akan semakin besar pula kenaikan harga yang terjadi di masyarakat.
Kenaikan harga ini akan memicu perusahaan untuk meningkatkan produksinya, sehingga akan menambah jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan.
Hal ini akan menurunkan angka pengangguran dan akhirnya akan menurunkan angka kemiskinan.
Akan tetapi, dari sisi masyarakat, Inflasi yang tinggi akan membuat hidup rakyat sulit karena harga barang dan jasa mahal.
Sementara inflasi terlalu rendah tidak menarik bagi pengusaha untuk berbisnis, tetapi menguntungkan masyarakat.
Oleh karena itu, pemerintah menerapkan batas inflasi yang baik/terkendali setiap tahunnya, yaitu 2-4 persen pada tahun 2023 dan 2,5 – 3,5 persen pada tahun 2024.
Untuk daerah Aceh Tengah dengan pertumbuhan ekonomi tinggi, tentu akan menyebabkan jumlah uang yang beredar di masyarakat menjadi lebih banyak.
Terlebih lagi sektor pariwisata di Aceh Tengah sedang maju pesat, sehingga permintaan agregat tidak hanya dipengaruhi oleh masyarakat domestik tetapi juga masyarakat luar penikmat wisata di Aceh Tengah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/KEPALA-BPS-ACEH-TENGAH-Nuri-Rosmika.jpg)