Sabtu, 11 April 2026

Harga Kakao

Harga Kakao Anjlok di Aceh Tenggara

Para petani di Aceh Tenggara, mengaku, saat ini harga beli kakao kering tak stabil.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Budi Fatria
TRIBUNGAYO.COM/ASNAWI LUWI
Kakao kering di Aceh Tenggara. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Harga komoditi kakao kering ditingkat petani di Kabupaten Aceh Tenggara dilaporkan anjlok.

Kakao kering sebelumnya dibeli Rp 120.000 per kilogram.

Kini harga kakao kering turun menjadi Rp 111.000 per kilogram, artinya da penurunan senilai Rp 9.000 per kilogram.

Para petani di Aceh Tenggara, mengaku, saat ini harga beli kakao kering tak stabil.

"Kakao kering turun, namun, Alhamdulillah, harganya masih tinggi bila dibandingkan puluhan tahun yang lalu yang pada level Rp 40.000 per kilogram," ujar Bukhari Budiman petani kakao di Desa Lawe Loning Aman Kecamatan Lawe Sigala-gala.

Menurut dia, tidak stabilnya harga kakao ditingkat petani di Aceh Tenggara karena tergantung dengan harga pasaran di Medan.

Memang terang Bukhari, stok kakao kering di pasaran menipis, sementara permintaan di pasaran dunia terus meningkat.

Akan, tetapi, kualitas biji kakao di Aceh Tenggara menurun akibat terkena hama penyakit buah.

Diketahui, berdasarkan informasi dari Dinas Pertanian Aceh Tenggara, saat ini tanaman menghasilkan (TM) ada seluas 11.638 hektare.

Kemudian, Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) ada seluas 7.929 hektare.

Dan Tanaman Rusak (TR) 1.982 hektare dengan total lahan kakao seluas 21.549 hektare yang tersebar di 16 Kecamatan di Aceh Tenggara. (*)

Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Rp 105 Ribu/Kg

Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Turun Menjadi Rp 105.000/Kilogram

Baca juga: Stok Menipis, Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Naik Rp 10.000/Kg

Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Turun

 

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved