Senin, 4 Mei 2026

KOVO Cup 2024

Hasil Voli Putri KOVO Cup 2024: Aranmare Pecundangi Red Sparks 3-1

Tim voli putri Aranmare Yamagata asal Jepang berhasil mencetak kemenangan pertama mereka di KOVO Cup 2024 setelah mengalahkan Red Sparks dengan skor..

Tayang:
Penulis: Cut Eva Magfirah | Editor: Bagus Setiawan
Instagram @aranmare_maho
Hasil Voli Putri KOVO Cup 2024: Aranmare Pecundangi Red Sparks 3-1 

TRIBUNGAYO.COM - Tim voli putri Aranmare Yamagata asal Jepang berhasil mencetak kemenangan pertama mereka di KOVO Cup 2024 setelah mengalahkan Red Sparks dengan skor 3-1 (25-18, 23-25, 25-21, 25-22). 

Pertandingan yang berlangsung di Tongyeong Gymnasium, Korea Selatan pada Jumat (4/10/2024) ini memberikan Aranmare kemenangan pertama mereka di ajang internasional tersebut, meskipun mereka telah tersingkir dari babak semifinal.

Jalannya Pertandingan

Pada set pertama, Aranmare tampil dominan dengan strategi servis yang kuat. Pemain andalan mereka, Yurie Kimura, menjadi kunci permainan dengan serangkaian servis tajam yang membuat pertahanan Red Sparks kesulitan. 

Aranmare mampu unggul 11-6 dan meskipun Red Sparks berusaha mengejar, kesalahan serangan dari tim Korea ini membuat Aranmare menyegel set pertama dengan skor 25-18.

Set kedua berjalan lebih ketat, dengan Red Sparks yang mengubah strategi mereka. Sang setter, Kim Chae-na, memimpin tim untuk unggul lebih awal dengan skor 4-0. 

Aranmare, yang tidak mau kalah, mengejar hingga kedudukan imbang 10-10 melalui serangan cepat dari Olexandra Bitsenko dan aksi solid dari Donphon Shimpo. 

Namun, Red Sparks berhasil memanfaatkan beberapa kesalahan Aranmare di akhir set untuk menang tipis 25-23, sehingga kedudukan imbang menjadi 1-1.

Pada set ketiga, Aranmare kembali menemukan ritme permainan mereka. 

Meski Red Sparks sempat memimpin 6-2 berkat servis mematikan dari Shin Eun-ji, Aranmare dengan cepat mengejar dan membalikkan keadaan menjadi 12-11 melalui blok solid dari Maya Ito. 

Kekuatan blok dan servis menjadi senjata utama Aranmare, yang kemudian menutup set ketiga dengan kemenangan 25-21.

Di set keempat, Red Sparks mencoba merombak susunan pemain dengan memasukkan Kwak Seon-ok sebagai pengganti Shin Eun-ji. 

Namun, perubahan ini tidak cukup untuk menghentikan momentum Aranmare. 

Dengan serangkaian serangan yang dipimpin oleh Cindy dan Donphon, Aranmare unggul cepat 5-1 dan terus memimpin sepanjang set. 

Meski Red Sparks sempat mendekat hingga skor 13-13, Aranmare tetap solid dan menutup pertandingan dengan skor 25-22, sekaligus memastikan kemenangan 3-1.

Kemenangan ini sangat berarti bagi Aranmare, mengingat mereka telah mengalami dua kekalahan sebelumnya di KOVO Cup 2024, yang membuat mereka tersingkir dari persaingan menuju semifinal. 

Kekalahan dari tim-tim tangguh seperti Pink Spiders dan IBK Altos memaksa Aranmare hanya bertarung untuk harga diri di laga terakhir melawan Red Sparks.

Diketahui Aranmare adalah tim yang cukup baru di kancah voli internasional. 

Didirikan pada tahun 2015, tim ini berjuang keras untuk mencapai divisi utama di Liga Voli Jepang dan baru pada musim 2023-2024 berhasil naik ke liga teratas. 

Meskipun mereka finish di posisi buncit dalam liga tersebut, pengalaman mereka di berbagai turnamen internasional, termasuk di VTV International Cup di Vietnam dan kini di KOVO Cup, memberikan banyak pelajaran berharga bagi tim yang tengah berkembang ini.

Pelatih Aranmare, Kitahara Tsutomu, menyatakan bahwa fokus tim di turnamen ini adalah untuk memperkuat sinergi antara pemain lokal dan pemain asing. 

“Kami ingin melihat bagaimana kolaborasi antara pemain asing dan pemain domestik. Meskipun kami tersingkir dari semifinal, kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim,” ujarnya yang dikutip TribunGayo.com dari TheSpike pada Jumat (4/10/2024).

Kendati demikia, walau Red Sparks kalah tim yang diperkuat Megawati Hangestri ini tetap lolos ke babak semifinal berkat dua kemenangan mereka sebelumnya di babak penyisihan grup B. 

Red Sparks kini bersiap menghadapi GS Caltex, juara Grup A, dalam laga semifinal yang diprediksi akan berlangsung sengit. 

Asisten pelatih Red Sparks, Lee Byung-ho, mengatakan bahwa mereka sengaja menyimpan beberapa pemain inti dalam pertandingan melawan Aranmare untuk menjaga kondisi fisik mereka menjelang laga semifinal.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menunjukkan bagaimana kedua tim telah berjuang keras dalam turnamen ini, dengan Aranmare akhirnya mendapatkan kemenangan yang sangat berharga, sementara Red Sparks tetap melaju dengan optimisme untuk meraih gelar juara.

(TribunGayo/Cut Eva Magfirah)

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved