Sabtu, 11 April 2026

Saat Merasa Cemas dan Stres 47 Persen Gen Z dan Alpha Beralih Bermain Game

TotallyAwesome itu berfokus pada dampak permainan terhadap kesejahteraan mental dan interaksi komunitas generasi Alpha dan Generasi Z.

Tribunnews.com
Ilustrasi- Saat Merasa Cemas dan Stres 47 Persen Gen Z dan Alpha Bermain Game. 

TRIBUNGAYO.COM – Apabila sedang merasa cemas dan stres, rata-rata orang memilih untuk bermain game untuk membuat dirinya menjadi lebih rileks.

Tak jarang orang bermain game sampai lupa waktu. Meski demikian sebaiknya bermain game harus ada batasan waktu.

Berdasarkan sebuah riset bertajuk Youth-First Digital Insight sebanyak 47 persen remaja generasi Alpha dan generasi Z di Indonesia beralih ke game saat merasa cemas atau stres.

Penelitian tersebut dilakukan oleh platform pemasaran dan media terkemuka di Asia Pasifik yang berfokus pada segmen anak muda.

TotallyAwesome itu berfokus pada dampak permainan terhadap kesejahteraan mental dan interaksi komunitas generasi Alpha dan Generasi Z.

Executive Chairman TotallyAwesome, Will Anstee, berpendapat bahwa wawasan digital bagi remaja telah menggambarkan dampak signifikan industri permainan pada generasi Alpha dan generasi Z.

“Dalam konteks pembangunan ikatan sosial dan ekspresi individu, generasi muda semakin menganggap permainan sebagai lingkungan utama bagi interaksi sosial mereka. 

Permainan tidak hanya diartikan sebagai hiburan semata, melainkan telah menjadi bentuk baru dari interaksi sosial bagi mereka,” ujar Will dalam rilis yang diterima Kompas.com. 

Selain itu, hasil penelitian wawasan digital menunjukkan bahwa 59 persen dari generasi Alpha dan 47 persen dari generasi Z di Indonesia merasakan kenyamanan ketika bermain game saat merasa cemas atau stres.

Temuan lain yang juga menarik dari penelitian ini mengungkapkan bahwa 46 persen anak perempuan generasi Alpha bermain game untuk meredakan kecemasan. 

Artinya, bermain game menjadi satu aktivitas yang tidak terikat gender.

Lebih lanjut, data penelitian mengungkap sebanyak 52 persen dari generasi Alpha dan 48 persen dari generasi Z di Asia Pasifik merasa bahwa bermain game menjadi salah satu cara untuk terhubung dengan teman dan keluarga. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

(Firman Saputra Mahasiswa Internship dari Universitas Samudra Kota Langsa)

Baca juga: Gegara Game Mobile Legend, Anak 13 Tahun Tega Bunuh Temannya, Begini Kronologinya

Baca juga: Kisah Diana Asri Bertemu Jodoh Asal Turki Lewat Game Mobile Legends

Baca juga: Cuan Maksimal Dengan Jadi Agen Resmi Top Up Game

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved