Selasa, 9 Juni 2026

Kupi Senye

Dilematis Sosok Ibu, Karier atau Rumah Tangga

Sebagai ibu rumah tangga atau berkonsentrasi pada aktualisasi kemampuan, keterampilan maupun intelektualitas yang dimiliki terabaikan. 

Tayang:
FOTO IST
Kepala SMAN 1 Permata, Hammaddin Aman Fatih. 

Oleh: Hammaddin Aman Fatih *)

Sabda Rasullullah : “Seorang laki-laki datang kepada Rasullullah SAW. Kemudian bertanya, “siapa orang yang paling berhak mendapat perlakuaan baik “ ? Ibumu.

Ia bertanya lagi, “ Lalu siapa ? Ibumu. Beliau menjawab “ibumu” dan kemudia siapa ? Rasullulah menjawab, “ kemudian bapakmu (HR Bukhari dan Muslim).

Perkembangan peradaban manusia saat ini yang terasa begitu cepatnya berubah.

Istilah globalisasi dan modernisasi secara tidak kita sadari membawa dampak bagi kehidupan kita.

Saat ini, pesatnya kemajuan teknologi khususnya yang berbasis AI (Artificial Intelligence) semakin mempersempit sekat jarak antara individu satu dengan individu yang lain membuat semua dapat dikerjakan atau didapat secara instan.

Hal ini akan berimbas kepada mudahnya masyarakat untuk mengakses informasi yang mengakibatkan perubahan sosial yang didasarkan informasi yang didapat berbasis digital.

Dengan banyaknya pengetahuan yang didapat melalui penggalian informasi melalui media, maka juga akan berdampak buruk terhadap perubahan perilaku sosial budaya saat informasi tersebut terkait dengan budaya dari negara lain.

Dan masyarakat langsung ikut menerapkan tanpa melakukan filterisasi, yang sebenarnya budaya tersebut hanya cocok disana bukan bisa diterapkan dilingkungan kita.

Saat ini media massa mempunyai peranan penting dalam membentuk pola hidup masyarakat.

Media virtual community atau sosialita menjadi patokan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi, terutama bagi masyarakat informasi, mereka dengan mudah dapat mengakses segala informasi yang mereka butuhkan.

Diterimanya budaya luar oleh masyarakat kita karena banyak masyarakat menganggap budaya baru tersebut dianggap budaya yang modern serta up to date.

Salah satu perubahan sosial budaya yang terjadi di lingkungan kita adalah terjadinya pergeseran peranan ibu dari fitrahnya menjadi harus berperan ganda yang berimbas kepada tekanan psikologis, peranan seorang ibu antara karier dan rumah tangga.

Dilema antara memilih karier atau rumah tangga adalah salah satu masalah yang banyak dihadapi oleh ibu.

Terutama di era ATM (Ambil, Tiru dan modifikasi), dimana perempuan sering kali berperan ganda, yaitu sebagai ibu rumah tangga dan pekerja. 

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved