Minggu, 3 Mei 2026

Hanyut di Sungai Alas

Korban Perahu Terbalik di Aceh Tenggara Terus Bertambah

Korban perahu terbalik terus bertambah, Nasrul Zaman: Gubernur Aceh Diminta Siapkan Transportasi Sungai Alas.

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Sri Widya Rahma
Foto IST
Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut di Sungai Alas pasca perahu terbalik di Wilayah Sibiluk pedalaman Leuser pada Minggu (22/12/2024) yang lalu. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Jumlah korban perahu terbalik di wilayah Sibiluk, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara, terus bertambah sejak insiden yang terjadi pada Minggu (22/12/2024) siang.

Penemuan korban perahu terbalik ini tidak terlepas dari kerja keras tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan Kelompok Pramuwisata Leuser (KPL) Aceh Tenggara, bersama masyarakat.

Tim terus menyisir Sungai Alas hingga wilayah Bengkung, di perbatasan Aceh Tenggara dan Subulussalam.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP R Doni Sumarsono, didampingi Kasat Reskrim Iptu Bagus Pribadi, menyampaikan bahwa total korban hanyut dalam insiden ini sebanyak 11 orang.

Dari jumlah tersebut, 9 korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 2 lainnya masih dalam proses pencarian.

Korban yang telah di temukan adalah Saemah (56), Sudes (1), Asnah (44), Cahaya (10), Dilal (6), dan Yaumil Indah (23).

Sementara itu, identitas tiga korban lainnya masih dalam proses verifikasi.

Dua di antaranya diduga adalah Sahrul (50) dan Mahmuda (17), sedangkan satu korban lainnya sulit dikenali.

Hingga kini, dua korban yang hanyut masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Nasrul Zaman: Gubernur Aceh Diminta Siapkan Transportasi Sungai Alas

Jalan provinsi yang dikelola Dinas Perkejaan Umum dan Penataan Uang (PUPR) Aceh di pedalaman Kecamatan Leuser, tepatnya Desa Kande Mende menuju Desa Bunbun Indah, mengalami kerusakan parah.

Akibatnya, sekitar 15 desa di Kecamatan Leuser menjadi terisolasi.

Masyarakat terpaksa menggunakan jalur transportasi Sungai Alas karena akses darat tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Jalan dan jembatan di Kande Mende sepanjang 20 meter rusak total setelah diterjang banjir.

Kondisi ini sangat memengaruhi kehidupan masyarakat pedalaman Kecamatan Leuser, yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

Menyikapi kondisi tersebut Tokoh Masyarakat Aceh Tenggara, Dr Nasrul Zaman menyampaikan Pemerintah diharapkan segera menyediakan transportasi alternatif di Sungai Alas untuk membantu mobilitas warga.

Pemerintah Aceh, khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Muzakkir Manaf (Mualem) dan Dekfadh, harus segera menyediakan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat di pedalaman Kecamatan Leuser.

Salah satunya adalah menyediakan perahu berbahan besi atau fiber yang layak untuk digunakan di Sungai Alas.

"Perlu ada kajian mendalam mengenai kelayakan transportasi sungai di Daerah Aliran Sungai (DAS) Alas, yang melibatkan Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara," ujar Nasrul Zaman.

Ia juga menegaskan pentingnya perbaikan jalan provinsi di wilayah tersebut.

Jalan tersebut seharusnya dapat digunakan untuk transportasi umum, baik untuk membawa penumpang maupun mengangkut hasil bumi para petani.

Sebanyak 90 persen masyarakat di pedalaman Kecamatan Leuser menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Oleh karena itu, transportasi darat dan sungai menjadi kebutuhan yang tak terpisahkan.

"Pemerintah Aceh harus serius memperhatikan perizinan dan keamanan transportasi di Sungai Alas agar masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman, tanpa ada lagi korban jiwa," tegasnya.

Nasrul Zaman menambahkan, tanpa perhatian serius masyarakat di daerah terisolasi ini akan terus menghadapi kesulitan.

Baik untuk mengangkut hasil panen, memasarkan produk, maupun memenuhi kebutuhan pokok seperti sembako.

"Jangan sampai ada lagi korban dari masyarakat pedalaman Leuser akibat transportasi yang tidak memadai.

Ini adalah tanggung jawab bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Aceh, DPR Aceh, DPR RI, dan DPD RI," tutupnya. (*)

Baca juga: Top Skor Liga Voli Putri Korea: Megawati Geser Posisi, Gyselle Silva Naik Peringkat

Baca juga: Jadwal Liga Voli Korea 2024/2025: AI Peppers vs Red Sparks, Kans Megawati Balas Dendam!

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 1,52 Juta per Gram, Berikut Harga Setelah Pajak

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved