Advertorial
O2 Course dan Bukit Lawang Ecoconservation Gelar Program Ecogreen di SMPN 2 Bilingual Bener Meriah
Sampah yang berserakan di sekitar menjadi masalah serius yang merusak keindahan alam dan lingkungan.
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Rizwan
Laporan Alga Mahate Ara|Aceh Tengah
TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON – Sampah yang berserakan di sekitar menjadi masalah serius yang merusak keindahan alam dan lingkungan.
Kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam perlu ditumbuhkan, khususnya di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Program pengelolaan sampah dan penghijauan pun sangat dibutuhkan agar alam tetap terjaga dengan baik.
Sebagai bentuk kontribusi terhadap isu ini, Team O2 Course berkolaborasi dengan Bukit Lawang Ecoconservation, yang mendatangkan dua turis asal Denmark, untuk memberikan pelatihan dan contoh program Ecogreen di SMPN 2 Bilingual School Bener Meriah pada Sabtu-Senin (2527/1/2025).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar dan masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Selama tiga hari dua malam, tim dari Denmark, O2 Course, dan Bukit Lawang Ecoconservation menginap bersama para siswa di sekolah tersebut.
Berbagai kegiatan dilakukan, antara lain membuat api unggun bersama, bermain games, hingga mandi di sungai dan berbagai aktivitas rekreasi lainya.
Namun, kegiatan yang paling berkesan adalah pembersihan sampah plastik yang ditemukan di sekitar sekolah.
Para peserta berhasil mengumpulkan enam karung besar penuh sampah plastik yang dapat merusak tanah subur dan menyebabkan masalah lingkungan lainnya, seperti erosi dan banjir.
Dalam rangka meningkatkan kualitas udara dan menjaga keseimbangan alam, tim juga melakukan penanaman pohon di sekitar sekolah.
Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya.
Kepala SMPN 2 Bilingual School , Aby Arbie, mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan O2 Course dan Bukit Lawang Ecoconservation.
"Kami sangat berterima kasih kepada Team O2 Course yang telah menjalin kerja sama dan membawa 2 volunteer dari asal Negara Denmark dibawah Naungan Mr. Josep selaku Founder Bukit Lawang Ecoconservation,” kata Aby, Selasa (27/1/2025)
Menurutnya, program bimbingan dan metode pembelajaran Bahasa asing oleh para turis tersebut sangat membantu para siswa SMPN 2 Bilingual School dengan praktek langsung dalam penerapan Bahasa inggis selama beberapa hari tersebut.
“Mereka telah memberikan pelajaran, bimbingan, dan pengalaman dalam belajar bahasa Inggris selama 2 hari ini. Memang sangat membantu bahwa O2 Course sudah bekerja sama dengan SMPN 2 Bilingual School selama kurang lebih 3 bulan ini. Dan sangat membantu anak-anak sudah bisa langsung berkomunikasi bahasa Inggris dengan bule dan ini hasilnya," ujarnya.
Arbie juga berharap, program ini dapat dilanjutkan secara berkelanjutan untuk memupuk kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam sejak usia dini.
Program Ecogreen ini sangat penting untuk melibatkan generasi muda dalam menjaga lingkungan mereka.
Tidak hanya mengenai kebersihan, tetapi juga tentang pentingnya penghijauan dengan menanam pohon agar alam tetap lestari dan udara tetap segar.
Para siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan bagi masyarakat dan sekolah lainnya dalam menjaga kelestarian alam.
Dengan harapan, agar sekolah ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan bersih di masa depan.(*)
Baca juga: Harga Kopi Robusta di Bener Meriah Tinggi, Green Bean Capai Rp 60.000 Per Kilogram
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Para-siswa-SMPN-2-Bilingual-School.jpg)