Berita Aceh Tenggara
Warga Aceh Tenggara Harapkan Daging Meugang Aman Dikonsumsi
Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara harus memastikan daging meugang aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Rizwan
Laporan Asnawi Luwi|Aceh Tenggara
TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara harus memastikan daging meugang aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Tokoh masyarakat Aceh Tenggara, Zoel Kenedi mengharapkan hewan yang disembelih untuk tradisi meugang bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah ini harus dipastikan hewan seperti sapi, kambing dan kerbau harus sehat sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat dan juga ternak yang dipotong itu bebas dari penyakit PMK.
"Distan harus memastikan fisik hewan dalam kondisi sehat, dengan memeriksa selaput lendir, mata, dan mulut hewan, serta mengamati gejala klinis yang mungkin muncul," jelasnya kepada Tribungayo.com, Rabu (26/2/2025).
Menurutnya, Pemkab Aceh Tenggara harus menurunkan tim dokter hewan untuk memeriksa hewan yang akan dipotong pada tradisi meugang bulan suci Ramadhan di bumi sepakat segenap.
"Ini harus secepatnya, karena meugang bulan suci Ramadhan hanya menghitung beberapa hari lagi," ungkapnya.
Hewan ternak meugang tersebut akan dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) dan di pedesaan dalam Kabupaten Aceh Tenggara.
"Jadi, ini harus terdata dan benar-benar ternak yang dipotong dagingnya aman dikonsumsi," ujar Dahrinsyah dan Muslim warga lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara Riskan SP melalui Kasi Keswan, Masludin, mengatakan, tidak tahu berapa jumlah hewan meugang bulan suci Ramadhan yang akan disembelih.
"Karena, dalam rapat dengan Sekda disimpulkan bahwa soal hewan meugang yang disembelih ditangani dokter hewan," ungkapnya.
Jadi, pihaknya tidak tahu karena tidak dilibatkan dalam hal tersebut.(*)
Baca juga: Jelang Meugang Ramadan 1446 H, Stok Hewan Ternak di Bener Meriah Capai 436 Ekor
Baca juga: Harga Daging Meugang di Aceh Tengah Naik Menjadi Rp 170.000/Kilogram
| Pemkab Aceh Tenggara Cairkan Gaji ke-13 ASN dan PPPK pada Juni 2026 |
|
|---|
| Miliaran Dana APBN Dikucurkan, Jalan Nasional Berlubang dan Parit Tersumbat tak Tuntas Diperbaiki |
|
|---|
| Mendukbangga RI Bertemu Ribuan Kader TPK di Aceh Tenggara, Ajak Tuntaskan Stunting |
|
|---|
| Enam Rumah Terbakar di Desa Seri Muda Aceh Tenggara, 19 Jiwa Terdampak |
|
|---|
| Tikam Pedagang Sayur di Lawe Desky Aceh Tenggara, Sopir Mopen Menyerahkan Diri ke Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/pasar-hewan-ACEh-tenggara.jpg)