Jumat, 5 Juni 2026

Berita Aceh Tengah

Warga Minta SPBU di Aceh Tengah Buka 24 Jam, Begini Tanggapan Pertamina

Warga mengeluhkan keterbatasan jam operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Aceh Tengah.

Tayang:
Penulis: Romadani | Editor: Rizwan
TRIBUNGAYO.COM/ROMADANI
SPBU MINTA DIBUKA 24 JAM - Sales Branch Manager (SBM) Aceh Wilayah IV PT Patra Niaga Gas, Ayyub Fadillah, didampingi Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Imam Muhammad, saat berkunjung ke Kantor TribunGayo.com, Rabu (26/2/2025). Warga berharap kepada Pertamina membuka SPBU di Aceh Tengah selama 24 jam. 

Laporan Romadani | Aceh Tengah 

TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Warga mengeluhkan keterbatasan jam operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Aceh Tengah.

Warga berharap ada SPBU yang beroperasi 24 jam untuk mempermudah akses bahan bakar, terutama bagi pengendara yang bepergian di malam hari.  

Salah satu warga, Rahmat, menyebutkan bahwa ketersediaan BBM menjadi tantangan, terutama bagi pekerja yang sering melakukan perjalanan dini hari. 

"Kadang kami kesulitan mendapatkan BBM kalau sudah malam. Kalau SPBU bisa buka 24 jam, tentu sangat membantu," ujar Rahmat kepada Tribungayo.com, Rabu (26/2/2025).  

Rahmat menambahkan, ada tiga pengusaha SPBU di Takengon, namun tidak ada satu pun yang beroperasi penuh selama 24 jam. 

Padahal, layanan Pertamina di malam hari sangat dibutuhkan oleh masyarakat, seperti penjual sayur dan ikan yang bepergian ke desa-desa serta warga yang melakukan perjalanan jauh.  

Menanggapi hal ini, Pertamina menyambut baik permintaan masyarakat dan akan melakukan koordinasi lebih lanjut. 

"Kami akan membahasnya dengan pihak terkait, termasuk Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) atau pemilik SPBU setempat," kata Imam Muhammad, Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.  

Imam menyampaikan hal itu disela kunjungan ke Kantor Tribungayo.com di Takengon, Aceh Tengah, Rabu.

Imam menjelaskan, kebijakan jam operasional SPBU bergantung pada berbagai faktor, seperti kapasitas BBM dan fasilitas pendukung lainnya. 

"Kami harus memastikan semua aspek siap, termasuk kapasitas BBM dan fasilitas seperti MCK serta mushala, agar layanan kepada masyarakat bisa maksimal," tutupnya. (*)

Baca juga: Pertamina Bentuk Satgas Awasi Distribusi BBM dan Elpiji di Aceh Tengah Selama Ramadan dan Idul Fitri

Baca juga: Pertamina Tambah Kuota Elpiji 3 Kg untuk Aceh Tengah Selama Bulan Ramadhan

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved