Kamis, 4 Juni 2026

Berita Nasional

Mahasiswa Asal Maluku Dikeroyok dan Dibacok di KM Labobar

Mereka diduga melakukan pengeroyokan dan pembacokan hingga menyebabkan korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya. 

Tayang:
Editor: Sri Widya Rahma
Generated by AI
PELAKU PEMBACOKAN DITANGKAP - Polisi menangkap tiga pria yang melakukan pengeroyokan dan pembacokan terhadap seorang mahasiswa asal Maluku, Nopy Karepesina (26), di atas KM Labor saat kapal bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (24/2/2025). Insiden penganiayaan ini terjadi saat kapal masih berlayar di tengah laut dan dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok. 

TRIBUNGAYO.COM - Polisi menangkap tiga pria yang melakukan pengeroyokan dan pembacokan terhadap seorang mahasiswa asal Maluku, Nopy Karepesina (26), di atas KM Labor saat kapal bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (24/2/2025).

Ketiga pelaku yang di tangkap adalah Brayen JC Mumek (21), Dandi Yeremia Tombeng (26), dan Nicky Leo Mandang (45).

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP I Gusti Ngurah Putu Krisnha Narayana dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/2/2025), membenarkan peristiwa tersebut.

"Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengamankan tiga pelaku pengeroyokan terhadap seorang penumpang kapal di atas Kapal KM Labobar yang sandar di Dermaga 106, Terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok," tulis AKP I Gusti Ngurah Putu Krisnha Narayana.

Mereka diduga melakukan pengeroyokan dan pembacokan hingga menyebabkan korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya. 

"Mengalami luka bacok di kepala, tangan, perut, dan kaki," tutur I Gusti.

Kronologi Kejadian 

Insiden penganiayaan ini terjadi saat kapal masih berlayar di tengah laut dan dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok.

Polisi menerima laporan sekitar pukul 17.00 WIB, dan sekitar pukul 21.00 polisi bersiap di dermaga untuk mengevakuasi korban serta menangkap pelaku.

Sekitar pukul 24.00 WIB, KM Labobar tiba di dermaga, dan polisi segera membawa ketiga pelaku ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Mereka dibawa ke kantor polisi melalui jalur dermaga untuk menghindari amukan dari keluarga korban yang telah menunggu di pintu keluar terminal," tambah I Gusti.

Sementara, korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan intensif.

Penyelidikan dan Dugaan Penyebab 

Pada malam yang sama, keluarga korban langsung membuat laporan ke polisi.

Sejumlah saksi telah diperiksa oleh pihak kepolisian terkait insiden ini.

"Diperoleh informasi bahwa dugaan awal penyebab pengeroyokan adalah pelaku terpengaruh minuman keras," ujar I Gede.

Kini, para pelaku beserta barang bukti sudah diserahkan ke Penyidik Ditpolair Baharkam Polri untuk proses hukum lebih lanjut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Baca juga: Polisi Periksa Dua Orang Saksi Kasus Pengeroyokan Antar Pedagang Ayam di Blangkejeren

Baca juga: Polisi Usut Dugaan Pengeroyokan Steward Usai Laga Persib vs Persija di Stadion Si Jalak Harupat

Baca juga: PROFIL Bayu Pradana Viral Usai Diduga Terlibat Pengeroyokan Wasit di Final Tarkam Bener Bersatu Cup

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved