Minggu, 7 Juni 2026

Berita Aceh Tengah

Dampak Efisiensi Anggaran, 27 Staf dan Dosen IAIN Takengon Terancam Dirumahkan

Sebanyak 23 tenaga staf dan empat dosen kini berada dalam masa sulit setelah kampus memutuskan untuk memberhentikan mereka sementara.

Tayang:
Penulis: Romadani | Editor: Mawaddatul Husna
TRIBUNGAYO.COM/ROMADANI
EFISIENSI ANGGARAN KAMPUS- Suasana di lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon terasa berbeda, Kamis (13/3/2025). Sebanyak 23 tenaga staf dan empat dosen kini berada dalam masa sulit setelah kampus memutuskan untuk memberhentikan mereka sementara dampak dari efisiensi anggaran. 

Laporan Romadani | Aceh Tengah

TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON – Suasana di lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon terasa berbeda.

Sebanyak 27 staf dan dosen yang telah lama mengabdikan diri di kampus kebanggaan masyarakat Gayo ini terancam dirumahkan akibat keputusan birokrasi kampus terkait efisiensi anggaran

Sebanyak 23 tenaga staf dan empat dosen kini berada dalam masa sulit setelah kampus memutuskan untuk memberhentikan mereka sementara.

Keputusan ini diambil sebagai dampak dari keterbatasan anggaran dan penundaan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).  

Keputusan pemberhentian sementara ini awalnya diambil karena menurut jadwal, para tenaga pendidik yang telah lulus seleksi PPPK 2024 baru akan menerima gaji dari kementerian mulai tahun 2026. 

Sementara itu, kampus mengaku tidak memiliki anggaran yang cukup untuk membayar mereka selama masa transisi ini.  

Namun, tak lama setelah keputusan itu diambil, muncul pernyataan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang intinya bahwa kampus perlu mencari solusi anggaran agar para staf dan dosen tetap bisa bekerja.  

"Awalnya kan begitu, mereka tunda lantik sampai Maret 2026, anggaran kampus tidak mampu membayar mereka karena jadwalnya tahun 2025 ini mereka digaji kementrian karena lulus PPPK," kata Kabiro IAIN Takengon, Amrun Saleh, Rabu (12/3/2025).

Akibat keputusan itu banyak pihak yang merasa dirugikan dan menganggap 27 Staf dan Dosen diberhentikan sepihak oleh pihak kampus tersebut.

Kabiro IAIN Takengon mengakui bahwa pihaknya terlalu cepat mengambil keputusan untuk memberhentikan sementara mereka yang telah lulus PPPK 2024.

"Iya kemarin kita terlalu cepat, ternyata besoknya setelah keputusan itu ada pernyataan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mereka harus diupayakan anggaran. Ini sedang kita perjuangkan," jelas Amrun.

Amrun Saleh menyampaikan pihaknya akan mencari solusi anggaran untuk mempertahankan mereka di Kampus IAIN Takengon.

Saat ditanya kapan mereka akan dipanggil kembali ke kampus IAIN Takengon untuk aktif mengajar dan bekerja kembali seperti biasa.

"Kita usahakan secepatnya, kita masih cari solusi untuk hal ini," kata dia. (*)

Baca juga: Cepat Tanggapi Musibah, Baitul Mal Aceh Tengah Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Baca juga: Terima Silaturahmi Pimpinan Serambi, Bupati Aceh Tengah Gerakkan Program Kerja dari Masjid

Baca juga: Produksi Sampah di Kabupaten Aceh Tengah Meningkat Selama Ramadan

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved