Berita Nasional
Waspadai Praktik Calo Berkedok Konsultan Sertifikasi Halal
Muti mengatakan, pelaku usaha harus berhati-hati dengan seseorang yang menjanjikan proses cepat dalam penerbitan sertifikat halal.
TRIBUNGAYO.COM - Pelaku usaha diimbau untuk mewaspadai praktik calo berkedok konsultan sertifikasi halal.
Hal itu disampaikan Direktur Utama Lembaga Pemeriksa Halal Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPH LPPOM MUI), Muti Arintawati dalam Media Gathering LPH LPPOM, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/3/2025).
Menurut Muti, saat ini banyak yang berkedok konsultan sertifikasi halal.
"Karena sekarang banyak yang kedoknya biasanya konsultan," ujarnya.
Muti mengatakan, pelaku usaha harus berhati-hati dengan seseorang yang menjanjikan proses cepat dalam penerbitan sertifikat halal.
Sekalipun ada ‘orang dalam’ atau ordal, tidak akan mengubah tahapan sertifikasi halal.
"Jadi memang harus pihak pelaku usaha bisa tahu persis ketika berhubungan ada orang yang mau, saya bisa bantu, saya bisa bantu karena saya kenal."
"Itu pasti nggak benar ya, saya kenal sama teman-teman di sini, tapi tidak berarti kemudian prosesnya bisa lebih cepat, nggak begitu juga," ujarnya.
Pelaku usaha kata Muti, bisa menilai seseorang benar-benar sebagai konsultan atau hanya calo berdasarkan pemahaman mereka perihal proses sertifikasi halal.
Jika mereka tidak bisa menjelaskan bagaimana alur dan teknisnya, tapi menaruh harga tinggi, maka perlu dicurigai.
Namun pelaku usaha kata Muti, juga harus memiliki pengetahuan dasar perihal sertifikasi halal.
Sehingga dapat memahami dan mengetahui apakah pihak tersebut benar konsultan atau hanya oknum calo berkedok konsultan.
“Jadi, jadilah pelaku usaha yang cerdas, minimal cerdasnya itu adalah kalau pun tidak tahu yang jelimet-jelimet dari sisi peraturan.
Tapi minimal tahu, saya harus mencari tahu kemana, saya harus juga paling tidak yang dasar-dasarnya itu paham.
Jadikan kalau pun ada masalah, bisa juga mencari tahu dan ke tempat yang sesuai,” ucapnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Kemensos Buka Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat Mulai 8 Juni 2026, Ini Link dan Cara Daftar |
|
|---|
| Cek Status Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Pakai NIK KTP |
|
|---|
| Kemensos Buka Seleksi PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat 2026 |
|
|---|
| Tim Saman Terbang ke Negeri Ginseng, Dilepas dari Kantor Penghubung Pemerintah Aceh Jakarta |
|
|---|
| Cukup Pakai NIK dan Nomor Kartu, Ini Cara Mudah Cek Status Keaktifan KIP Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/LPPOM-MUI-DISKUSII.jpg)