Senin, 8 Juni 2026

Liga Voli Korea

Red Sparks Hadapi Tantangan Berat di Playoff Liga Voli Korea

Daejeon JungKwanJang Red Sparks akan menghadapi tantangan berat di fase play-off Liga Voli Korea 2024/2025.

Tayang:
Editor: Malikul Saleh
TRIBUNNEWS/HERUDIN
LIGA VOLI KOREA - Pemain Red Sparks Park Megawati Hangesti mencoba melakukan spike saat Fun Volleyball Match melawan Indonesia All Star di Indonesia Arena Jakarta, Sabtu (20/4/2024). Daejeon JungKwanJang Red Sparks akan menghadapi tantangan berat di fase play-off Liga Voli Korea 2024/2025. 

TRIBUNGAYO.COM - Daejeon JungKwanJang Red Sparks akan menghadapi tantangan berat di fase play-off Liga Voli Korea 2024/2025. 

Tim yang diperkuat oleh pevoli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, kerap dipandang sebelah mata meskipun berhasil finis di posisi ketiga klasemen akhir fase reguler.

Red Sparks menyelesaikan fase reguler pada Rabu (20/3/2025) dengan mengumpulkan poin yang cukup untuk melaju ke babak play-off. 

Namun, mereka harus berjuang keras di laga terakhir saat menghadapi Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass.

Dalam pertandingan yang digelar di kandang sendiri, Red Sparks hanya mampu meraih satu poin tambahan setelah kalah dramatis dengan skor 2-3 (20-25, 25-19, 25-19, 17-25, 8-15). 

Kekalahan ini membuat mereka kehilangan kesempatan mendapatkan keuntungan bermain lebih banyak di kandang pada fase play-off.

Meski demikian, tim asuhan Ko Hee-jin tetap berhak melaju ke babak berikutnya sebagai peringkat ketiga. 

Tantangan berat menanti, mengingat Red Sparks harus menghadapi tim-tim kuat lainnya dengan persiapan yang lebih matang.

Hal itu terjadi lantaran Red Sparks yang menorehkan 64 poin gagal menyalip Suwon Hyundai E&C Hillstate di peringkat kedua yang unggul dua angka.

Untuk babak play-off sendiri, Megawati dan kolega akan menghadapi Hillstate di mana laga pertama akan bergulir pada tanggal 25 Maret 2025 mendatang.

Menghadapi babak play-off ini, Red Sparks berada di posisi yang tidak lebih baik jika dibandingkan dengan juara bertahan musim lalu itu.

Bagaimana tidak? Tim berjuluk Red Force ini bahkan belum bisa dipastikan akan diperkuat lagi oleh dua pemain intinya, Vanja Bukilic dan Park Eun-jin.

Keduanya tidak bisa menyertai perjuangan Megawati sepanjang putaran keenam ini karena harus menjalani masa pemulihan agar bisa prima di waktu yang tepat.

Sebagai juru taktik, Ko Hee-jin sendiri sepenuhnya menyadari bahwa hilanganya Bukilic dan Park telah membawa dampak besar bagi timnya.

Usai menghadapi Hi-Pass, Pria berusia 45 tahun itu bahkan tak segan menyebut separuh kekuatan timnya telah hilang terlebih Noh-ran juga mengalami cedera minor.

Walau Megawati sedang on fire saat mendapatkan kesempatan untuk bermain lagi di dua laga terakhir usai disimpan, hal itu tak memberi jaminan berarti.

"Setengah dari kekuatan kami telah hilang," kata Ko Hee-jin, dikutip dari laman Naver.

Berkaca dari ekspresi Ko Hee-jin tersebut, salah satu media Korea Selatan, TheSpike menilai langkah Red Sparks pada babak play-off akan berat.

Pasalnya, tim yang berasal dari Kota Daejeon itu belum menemukan racikan taktik yang tepat semenjak Bukilic absen pada putaran keenam ini.

Hal itu berbeda dengan Hillstate yang memiliki pelapis yang siap tempur walau mereka juga kehilangan satu andalan dalam diri Wipawee Srithong.

Jika Bukilic dan Park bisa kembali pada saat play-off, masalah pun tidak tuntas begitu saja, Red Sparks masih diliputi tanda tanya mengenai bentuk performa mereka.

"Cedera adalah masalahnya, baru-baru ini, Hillstate kehilangan Wipawee dan Red Sparks kehilangan Bukilic dan Park Eun-jin," tulis TheSpike.

"Dengan kepergian mereka, performa kedua tim ini menurun drastis."

"Babak play-off akan segera tiba, dengan absennya Wipawee untuk musim ini, Hillstate diperkirakan akan menggunakan Jeong Ji-yoon dan Go Ye-rim sebagai kombinasi outside hitter."

"Ini adalah formasi yang agak lebih lemah, tapi tidak ada pilihan lain."

"Red Sparks masih belum bisa memastikan apakah Bukilic dan Park Eun-jin akan kembali tampil di babak play-off."

"Pada hari-hari ketika kedua pemain ini absen, tidak ada pengganti yang tepat, jadi mereka benar-benar harus bermain lebih panjang (lima set)."

"Bahkan jika mereka kembali, kuncinya adalah seberapa baik mereka mendapatkan sentuhan terbaik secepatnya," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Megawati On Fire Tidak Cukup untuk Menembus Final, Red Sparks Sepele di Depan sang Juara Bertahan

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved