Berita Aceh Tenggara
Harga Kakao di Aceh Tenggara Anjlok, Petani Mengeluh
Padahal, kakao kering ini sangat dicari untuk dijadikan bahan baku untuk membuat bahan kecantikan atau kosmetik dan berbagai jenis makanan.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mawaddatul Husna
Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, harga biji kakao kering di tingkat petani di Kabupaten Aceh Tenggara dilaporkan anjlok. Akibatnya petani kakao mengeluh.
"Kakao di pasaran saat ini Rp 80.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 90.000 per kilogram.
Sebelumnya, biji kakao ini pernah tembus di level Rp 170.000 per kilogram.
Namun, kini biji kakao terjun bebas hingga di level Rp 80.000 per kilogram," kata petani kakao di Desa Lawe Loning Aman, Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara, Darmi dan Wasmar.
Dikatakan mereka, saat ini kebutuhan masyarakat petani dalam menghadapi Lebaran Idul Fitri cukup tinggi seperti pembelian baju dan kue lebaran serta kebutuhan lainnya.
Namun, harga kakao anjlok. Padahal, permintaan kakao kering di pasaran terus meningkat. Akan tetapi harga kakao bukannya stabil, malah anjlok di pasaran.
Menurutnya, kakao kering di tingkat petani ini menjadi permainan harga di pasaran Medan.
Padahal, kakao kering ini sangat dicari untuk dijadikan bahan baku untuk membuat bahan kecantikan atau kosmetik dan berbagai jenis makanan.
"Tetapi, harga di pasaran tak stabil bahkan anjlok. Kemungkinan, harga kakao kering ini akan kembali bergairah usai lebaran Idul Fitri," kata Darmi. (*)
Baca juga: Hari Ini, Harga Kakao di Aceh Tenggara Anjlok Rp 95.000 per Kg
Baca juga: Dampak Terserang Hama Buah, Harga Kakao di Aceh Tenggara Anjlok
Baca juga: Update Harga Kakao di Aceh Tenggara per 14 Februari 2025, Naik Rp 5.000 per Kg
| Pendulang Emas yang Terseret Arus Sungai Alas Ditemukan Meninggal |
|
|---|
| Jalan Nasional Titi Pasir Kecamatan Semadam Bertaburan Lubang |
|
|---|
| Pendulang Emas Terseret Arus Sungai Alas, Tim Gabungan Basarnas Lakukan Penyisiran |
|
|---|
| Satreskrim Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Dugaan Praktik Prostitusi Online |
|
|---|
| Dedaunan Tutupi Jalan Nasional Aceh Tenggara-Gayo Lues, Jalur Licin dan Berlumut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Petani-Kakao-di-Aceh-Tenggara.jpg)