Rabu, 27 Mei 2026

Berita Nasional

Kenali 8 Gejala Diabetes dan Cara Mengontrol Gula Darah

Beberapa tanda diabetes dapat terlihat secara fisik dan memengaruhi aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa gejala yang umum terjadi:

Tayang:
Editor: Sri Widya Rahma
Generated by AI
ILUSTRASI CEK GULA DARAH - Foto ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI), Senin (3/3/2025), memperlihatkan seseorang sedang mengecek gula darah. Bagi pengidap diabetes penting untuk melakukan cek gula darah puasa secara berkala. Jika tidak dikelola dengan baik, penyakit ini bisa memicu berbagai komplikasi serius, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga stroke. 

TRIBUNGAYO.COM - Diabetes adalah kondisi yang menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah.

Jika tidak dikelola dengan baik, penyakit ini bisa memicu berbagai komplikasi serius, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga stroke.

Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda awal diabetes agar dapat segera mengambil langkah pencegahan atau pengobatan yang tepat.

Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Beberapa tanda diabetes dapat terlihat secara fisik dan memengaruhi aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa gejala yang umum terjadi:

  • Penglihatan kabur: Peningkatan kadar gula darah dapat memengaruhi saraf mata, menyebabkan penglihatan menjadi buram.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas: Tubuh mulai membakar lemak sebagai sumber energi karena tidak dapat menggunakan glukosa secara optimal.
  • Berkurangnya massa otot: Hilangnya otot bisa terjadi akibat gangguan metabolisme dalam tubuh penderita diabetes.
  • Luka yang sulit sembuh: Gula darah tinggi dapat menghambat proses penyembuhan luka dan meningkatkan risiko infeksi.
  • Gatal di area genital: Infeksi jamur lebih sering terjadi pada penderita diabetes karena kadar gula yang tinggi menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan mikroba.
  • Sering mengalami sariawan: Penurunan sistem kekebalan tubuh akibat diabetes bisa menyebabkan sariawan berulang.
  • Mudah lelah: Energi tidak dapat digunakan secara efisien karena gangguan dalam metabolisme gula.
  • Sering merasa haus: Tubuh kehilangan banyak cairan akibat sering buang air kecil, sehingga meningkatkan rasa haus yang berlebihan.

Meski gejala- gejala ini bisa disebabkan oleh kondisi lain, ada baiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Tips Agar Gula Darah Turun dan Terkendali

Mengelola kadar gula darah membutuhkan perubahan gaya hidup secara menyeluruh.

Selain mengatur pola makan, orang yang menderita diabetes juga perlu rutin olahraga dan mengontrol stres.

Semua itu akan turut berkontribusi pada penurunan kadar gula darah pada kisaran normal.

Melansir situs kesehatan Health.com, berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan.

1. Makan makanan utuh

Konsumsilah makanan seimbang yang terdiri dari makanan utuh seperti buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian utuh, protein, dan susu untuk membantu mengelola dan menurunkan kadar gula darah.

2. Batasi minuman dan makanan manis

Batasi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak gula, seperti kue, sereal, dan soda. 

Gula tambahan dapat meningkatkan kadar gula darah dan meningkatkan risiko diabetes, terutama diabetes tipe 2.

3. Konsumsi vitamin D

 Jika Anda menderita diabetes, suplemen vitamin D dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah puasa. 

Angka kecukupan gizi (AKG) yang direkomendasikan untuk vitamin D adalah 15 mikrogram (mcg) untuk orang dewasa berusia 19-50 tahun. 

Untuk orang dewasa berusia di atas 70 tahun, direkomendasikan 20 mcg.

4. Kelola tingkat stres Anda

Stres dapat menyebabkan kadar gula darah Anda berfluktuasi. 

Anda dapat mengelola stres dengan melakukan aktivitas yang menenangkan seperti meditasi.

5. Lakukan aktivitas fisik secara teratur
 
Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik secara teratur dapat meningkatkan regulasi gula darah pada penderita diabetes tipe 2. 

Penyedia layanan kesehatan menyarankan untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit setiap hari.

6. Hindari asupan alkohol

Semua jenis alkohol memengaruhi kadar gula darah. 

 Menghindari alkohol dapat membantu mencegah kadar gula darah naik dengan cepat.

7. Pilih karbohidrat kompleks

Situs WebMD melansir, ada beberapa kategori karbohidrat. 

Satu kelompok, yang dikenal sebagai karbohidrat sederhana, dipecah menjadi glukosa dengan cepat. 

Hal itu dapat menyebabkan gula darah Anda melonjak setelah Anda makan atau minum sesuatu yang mengandung banyak karbohidrat sederhana, seperti permen, jus buah, atau soda. 

Kelompok karbohidrat lainnya, yang disebut karbohidrat kompleks, meliputi pati dan serat. 

Karbohidrat kompleks cenderung terurai menjadi glukosa secara perlahan, atau tidak sama sekali, dalam kasus serat. 

Itu berarti gula darah Anda cenderung tidak melonjak setelah Anda mengonsumsi karbohidrat kompleks. 

Karbohidrat kompleks juga mengandung lebih banyak vitamin dan mineral daripada karbohidrat sederhana. 

Beberapa pati dapat menyebabkan gula darah Anda naik dengan cepat setelah makan, jadi memilih makanan yang tepat dapat membantu mengendalikannya. 

Beberapa contoh karbohidrat kompleks antara lain kacang-kacangan, buah, serta sayur bertepung seperti ubi jalar. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunHealth.com.

Baca juga: Waspadai Jika Orang Tua Alami Gejala Berikut Ini, Bisa Jadi Gejala Covid-19 Varian Baru

Baca juga: Kenali 7 Tanda Gangguan Ginjal yang Perlu Diwaspadai

Baca juga: Mengenal Hepatitis, Gejala dan Dampaknya: Ancaman Peradangan Hati yang Meresahkan

Sumber: Tribun health
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved