Selasa, 9 Juni 2026

MotoGP 2025

Marc Marquez Rindu Duel Sengit, Sambut Positif Regulasi Baru MotoGP 2027

Marc Marquez mengungkapkan kerinduannya terhadap duel seru di lintasan MotoGP seperti era sebelumnya.

Tayang:
Editor: Malikul Saleh
(SONNY TUMBELAKA/STR/AFP)
MARC MARQUEZ - Pembalap Gresini Racing MotoGP Spanyol Marc Marquez (kanan) mengikuti pemanasan jelang balapan MotoGP Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Minggu (29 September 2024). Marc Marquez mengungkapkan kerinduannya terhadap duel seru di lintasan MotoGP seperti era sebelumnya. 

TRIBUNGAYO.COM - Marc Marquez mengungkapkan kerinduannya terhadap duel seru di lintasan MotoGP seperti era sebelumnya, ketika pertarungan antar pembalap berlangsung ketat dan penuh intrik. 

Menurutnya, MotoGP saat ini sudah terlalu teknis dan minim aksi saling salip akibat perkembangan teknologi yang membuat motor semakin rumit.

Pembalap Ducati Lenovo itu menyoroti keberadaan perangkat-perangkat canggih, seperti sistem aerodinamika dan perangkat elektronik, yang justru membatasi ruang manuver bagi para pembalap untuk melakukan overtaking. 

Ia menilai hal ini membuat balapan terasa lebih membosankan dibandingkan satu dekade lalu.

“Dengan motor saat ini, sangat sulit untuk bertarung seperti sepuluh tahun lalu. 

Aerodinamika memungkinkan hanya dua atau tiga manuver menyalip,” ujar Marquez kepada Speedweek.

"Pada tahun 2027, akan ada regulasi baru yang akan meningkatkan kemampuan menyalip. Mereka sedang berusaha menyeimbangkan mekanisme. Kemudian mereka akan menemukan sesuatu yang baru."

"Saya menyukai pertarungan, duel, pertarungan di lap terakhir seperti yang saya alami dengan Dovizioso. Itu juga tergantung pada strategi," jelasnya.

Dengan momentum apik yang saat ini ada pada diri Marquez, tentu saja menarik dinanti bagaimana ia akan menunjukkan tajinya seperti di masa lalu.

Sayangnya, pembalap kelahiran tahun 1993 menegaskan tidak begitu percaya diri lantaran banyaknya cedera yang telah ia alami.

Bahkan meskipun sang pembalap disebut lebih kuat musim ini, dia hanya menegaskan bahwa edisi kali ini dalam mode kalem.

"Saya tidak berani mengatakan saya lebih kuat, tetapi saya jelas lebih tenang," ujar pembalap berjuluk The Baby Alien.

"Pada tahun 2019, kemenangan adalah satu-satunya hal yang penting, itulah dorongan dari dalam diri saya, jadi saya merasakan tekanan itu."

Kendati potensi Marquez jadi juara dunia MotoGP 2025 terbuka lebar, dia tidak menghiraukan hal tersebut.

Tak ada tekanan besar dalam dirinya untuk kembali menyabet titel juara dunia. Dia hanya ingin bersenang-senang di atas kuda besinya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved