Minggu, 3 Mei 2026

CPNS 2025 Hari Ini

Cara Daftar Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Tak Perlu Daftar CPNS 2025, Langusng Jadi PNS

Institusi ini berada di bawah naungan langsung Badan Intelijen Negara (BIN) dan berlokasi strategis di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Tayang:
Penulis: Intan Mutia | Editor: Rizwan
TRIBUNNEWS.COM/HUMAS BAKAMLA/Mayor Mar Mardiono
CPNS 2025 di STIN- STIN menawarkan berbagai program studi yang relevan dengan kebutuhan pertahanan dan keamanan nasional. 

TRIBUNGAYO.COM - Salah satu sekolah kedinasan paling bergengsi di Indonesia adalah Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).

Institusi ini berada di bawah naungan langsung Badan Intelijen Negara (BIN) dan berlokasi strategis di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Setiap tahunnya, STIN membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK maupun MA untuk bergabung sebagai taruna dan taruni intelijen.

Sebagai sekolah kedinasan yang fokus pada pendidikan tinggi di bidang intelijen,

STIN menawarkan berbagai program studi yang relevan dengan kebutuhan pertahanan dan keamanan nasional.

Keunggulan dari STIN tidak hanya terletak pada kuliah yang sepenuhnya gratis dan fasilitas asrama lengkap, tetapi juga pada prospek karier yang menjanjikan.

Lulusan STIN akan langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Intelijen Negara (BIN).

Hal ini membuat sekolah ini sebagai pilihan utama bagi calon abdi negara yang ingin berkontribusi di bidang intelijen.

Terlebih, menurut informasti terbaru soal CPNS 2025, Menteri Pendayaguaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Rini Widyantini bahwa pemerintah belum punya rencana untuk membuka pendaftaran CPNS 2025.

Karena saat ini, yang menjadi prioritas utama adalah menuntaskan proses rekrutmen CPNS dan PPPK tahun 2024.

Hal itu senada seperti yang dipaparkan Mnepan-RB seperti dilansir dari wawancara Kompas TV pada Sabtu (24/5/2025) kemarin.

“Saya tentunya dengan BKN masih menyelesaikan seleksi CASN untuk tahun 2024 kemarin. Nah, mungkin sudah mengetahui ya bahwa bulan Juni ini akan menyelesaikan untuk CPNS-nya dan Oktober untuk PPPK. Itu kita masih butuh waktu, ya,” ujar Rini.

“Jadi sampai saat ini kami masih fokus untuk menyelesaikan CASN 2024. Jadi belum kita berencana untuk membuka CASN lagi, karena harus menata kembali bagaimana kebutuhannya. Kita juga kementerian yang baru, dan untuk ini belum bisa dibuka dulu,” sambungnya.

Sehingga, informasi seputar Sekolah Kedinasan di STIN ini barnagkali bisa menjadi Penawar bagi calon peserta yang tidka bisa mengikut PCNS 2025 terutama bagi lulusan SMA/SMK.

Jurusan yang Ada di STIN

Untuk diketahui, saat ini STIN membuka dua jurusan utama untuk program sarjana:

1. Program Studi Intelijen

Jurusan ini membekali taruna dengan pengetahuan dan keterampilan di bidang intelijen strategis, termasuk:

  • Pengolahan dan analisis informasi
  • Operasi intelijen
  • Keamanan nasional
  • Ancaman nonmiliter

2. Program Studi Teknologi Intelijen

Jurusan ini lebih menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi digital dalam operasi intelijen, mencakup:

  • Cyber security
  • Data science dan artificial intelligence (AI)
  • Teknologi informasi untuk analisis intelijen
  • Digital forensics

Kedua program ini dirancang untuk melahirkan sumber daya manusia unggul di bidang intelijen yang mampu menjawab tantangan zaman yang makin kompleks, terutama dalam bidang keamanan negara.

Syarat pendaftaran STIN 2025

Sekolah kedinasan milik Badan Intelijen Negara (BIN) ini menawarkan pendidikan gratis dan jaminan karier sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus.

Persyaratan umum:

  • Warga Negara Indonesia (pria/wanita)
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Setia kepada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945
  • Tidak pernah terlibat tindak pidana
  • Berkelakuan baik (dibuktikan dengan SKCK)
  • Sehat jasmani dan rohani, serta tidak pernah mengalami patah tulang
  • Tidak buta warna
  • Tidak bertato dan tidak memiliki bekas tato
  • Tidak bertindik bagi laki-laki; perempuan hanya di telinga

Persyaratan khusus:

1. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.

2. Belum pernah melahirkan (perempuan) atau punya anak biologis (laki-laki) 

Baca juga: Menpan-RB Akui Belum Punya Rencana untuk Buka Pendaftaran CPNS 2025

(Tribungayo.com/ Intan Mutia)

 

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved