Selasa, 12 Mei 2026

Mobil Dinas Terjemur

Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Soroti Mobil Dinas Terjemur

Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara soroti keberadaan mobil dinas Pemkab setempat yang dibiarkan terparkir begitu saja tanpa penutup lapangan kantor.

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Sri Widya Rahma
TRIBUNGAYO.COM/ASNAWI LUWI
MOBIL DINAS - Foto menunjukkan mobil dinas yang terlihat dibiarkan terjemur di Lapangan Kantor Bupati Aceh Tenggara, Rabu (11/6/2025). Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara soroti kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat yang dibiarkan terjemur di bawah terik matahari di Lapangan Kantor Bupati Setdakab Aceh Tenggara, Rabu (11/6/2025). 

Laporan Asnawi Luwi|Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara soroti kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat yang dibiarkan terjemur di bawah terik matahari di Lapangan Kantor Bupati Setdakab Aceh Tenggara, Rabu (11/6/2025).

Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah kepada TribunGayo.com menyampaikan bahwa mobil ambulan dan beberapa jenis mobil dinas lainnya terkesan tidak terawat.

Hal ini lantaran mobil-mobil tersebut terlihat terparkir di bawah matahari, bahkan saat hujanpun kendaraan tersebut tetap dibiarkan begitu saja.

Tentu saja kondisi tersebut membuat kualitas cat mobil menjadi pudar dan lebih cepat mengalami pengaratan.

"Kita merasa sedih mobil dinas terjemur. Itu dibeli pakai uang rakyat. Walaupun mobil udah rusak setidaknya dipasang tenda agar terawat catnya.

Agar harga mobil tidak terlalu murah apabila di lelang. Ini mobil dibiarkan rusak dan terjemur, tentu saja melukai hati rakyat," ujar Dahrinsyah.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tenggara, Syukur Selamat Karo-karo membenarkan bahwa mobil dinas tersebut dalam proses untuk penilaian dan pelelangan.

"Untuk kejelasan silakan koordinasi dengan kabid aset progresnya," ujarnya. 

Lebih lanjut, Dahrinsyah juga meminta agar Pemkab Aceh Tenggara segera mengapelkan seluruh kendaraan dinas, baik roda dua maupun roda empat. 

"Karena, kita khawatirkan kendaraan yang dibeli dengan uang rakyat tidak dirawat dan disalahgunakan.

Jadi, kita berharap kendaraan dinas yang merupakan aset milik Pemkab Aceh Tenggara segera didata dan terbuka ke publik kendaraan dinas ini kemana saja dan kepada siapa diberikan," pungkasnya.

Sementara itu terkait pertanyaan mengapa mobil dinas tersebut dibiarkan terparkir begitu saja, Kepala BPKD Aceh Tenggara tidak menjawab. (*)

Baca juga: Anggota DPRK Aceh Tengah Soroti Fungsi GOS Takengon, Dinilai Telah Menyimpang

Baca juga: Polda Aceh Ajak Warga Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Bisa juga Hubungi Call Center 110

Baca juga: Warga Aceh Utara yang Hilang Ditemukan Meninggal di Sungai, Begini Penjelasan Polisi

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved