Selasa, 19 Mei 2026

Harga Kopi

Harga Kopi Arabika Gayo di Bener Meriah Capai Rp 21.000 per Bambu

Meskipun saat ini belum memasuki masa panen kopi, namun para petani di Bener Meriah sedang gembira karena harga jual kopi masih tinggi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Bustami | Editor: Rizwan
Istimewa
HARGA KOPI GAYO - Seorang petani koi Syah Antoni memperlihatkan buah kopi yang masih ijo di Bener Meriah, Sabtu (5/7/2025) 

Laporan Bustami I Bener Meriah 

TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Meskipun saat ini belum memasuki masa panen kopi, namun para petani di Bener Meriah sedang gembira karena harga jual kopi masih tinggi.

Saat ini para petani di Bener Meriah lagi gencar merawat pohon kopi mereka dengan berbagai metode perawatan mulai dengan memupuk kopi hingga menghilangkan gulma-gulma yang ada di kebun kopi mereka.

Syah Antoni, salah satu petani kopi asal Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Sabtu (5/7/2025) mengatakan saat ini harga kopi masih lumayan tinggi, dimana kopi gelondong mencapai Rp 21.000-21.500 per Bambu.

Ia memperkirakan harga jual biji kopi juga bisa lebih tinggi diawal musim panen nanti.

"Saat ini buah kopi di kebun kami masih ijo belum bisa di panen, tapi alhamdulillah harga saat ini lumayan tinggi," ujarnya.

Menurutnya, masa panen raya kopi di wilayah Bener Meriah khusus di Kecamatan Bukit berkisar antara bulan Agustus dan September mendatang.

Meski begitu, perlu ada perawatan khusus agar buah tetap bisa bertahan dan tidak rontok hingga masa panen.

"Buah yang ada harus dijaga dengan memberi pupuk untuk memperkuat buah agar tidak rontok, kalau masa panenya kisaran bulan Agustus dan September," pungkasnya.(*) 

Baca juga: Syuting FiIm Black Coffee Dimulai, Aktor Reza Rahadian Dijadwalkan Sebulan Penuh di Takengon

Baca juga: Kemenag Bener Meriah Salurkan 1000 Paket Bingkisan untuk Yatim dan Disabilitas

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved