Selasa, 9 Juni 2026

Berita Gayo Lues Hari Ini

Perum Bulog Kutacane dan Kapolres Gayo Lues Luncurkan Serap Perdana

Kegiatan tersebut secara resmi diluncurkan oleh Kepala Perum Bulog Cabang Kutacane, Fahmi Hafiza Siregar.

Tayang:
Penulis: Rasidan | Editor: Sri Widya Rahma
TRIBUNGAYO.COM/RASIDAN
SERAP PERDANA - Acara peluncuran Serap Perdan berlangsung di Gudang Bulog Sentang, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, pada Rabu (23/7/2025). Perum Bulog Cabang Kutacane, Aceh Tenggara, memastikan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya jagung, di tingkat produsen di Kabupaten Gayo Lues. 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

TRIBUNGAYO.COM, BLANGKEJEREN - Perum Bulog Cabang Kutacane, Aceh Tenggara, memastikan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya jagung, di tingkat produsen di Kabupaten Gayo Lues.

Hal ini ditandai dengan peluncuran program serap perdana jagung sebagai upaya mendorong produktivitas petani di daerah tersebut.

Kegiatan tersebut secara resmi diluncurkan oleh Kepala Perum Bulog Cabang Kutacane, Fahmi Hafiza Siregar bersama Kapolres Gayo Lues serta instansi terkait lainnya.

Acara berlangsung di Gudang Bulog Sentang, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, pada Rabu (23/7/2025).

Menurut informasi yang diperoleh TribunGayo.com, kegiatan itu merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan menjaga ketersediaan pasokan.

Serta stabilisasi harga pangan, khususnya harga jagung dan sekaligus untuk penguatan cadangan jagung pemerintah (CJP). 

Fahmi Hafiza Siregar menjelaskan bahwa program serap jagung tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala Badan Pangan Nasional (BPN) nomor 18 tahun 2025, tentang penetapan harga pokok produksi jagung.

Bahkan dalam surat tersebut, Bulog mendapat penugasan resmi untuk menyerap jagung petani guna memperkuat  CJP.

Harga pokok penjual (HPP) jagung yang ditetapkan oleh BPN yakni jagung dengan kadar air 18 hingga 20 persen dibeli atau ditampung dengan harga Rp 5.500 per kilogram (Kg).

Sedangkan jagung dengan kadar air 14 persen dibeli dan ditampung seharga Rp 6.400 per kg.

"Kebijakan tersebut dapat memberikan kepastian harga, bagi petani dan menjamin pasokan jagung nasional, khususnya untuk sektor peternakan,” ebutnya.

Sementara itu Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo mengatakan, melalui program tersebut pentingnya kolaborasi antar instansi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Khususnya dalam sektor komoditas jagung yang berperan vital dalam rantai pasokan pakan nasional.

"Lewat program itu, Polres Gayo Lues bukan hanya membantu petani jagung, agar hasil panennya terserap dengan harga wajar, akan tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas pasokan jagung nasional dari kabupaten itu," sebutnya. (*)

Baca juga: Harga Jagung Kering di Gayo Lues Masih Stabil, Segini Harganya Hari Ini 13 Juli 2025

Baca juga: Polres Gayo Lues Tanam Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan

Baca juga: Lahan Jagung di Aceh Tenggara 19.879 Hektare, Pengamat: Pemkab Harus Gandeng Investor Bangun Pabrik

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved