Berita Aceh Hari Ini
Mahasiswa IMSAM Hidupkan Semangat Daerah Lewat Meusyeuhu Fest II
Sanggar-sanggar seni lokal menampilkan tarian tradisional seperti Tarian Nirmala, Kenduri Mulot, Ratoeh Jaro, Putroe Hate Ma, hingga Rabani Wahet.
Penulis: Intan Mutia | Editor: Sri Widya Rahma
TRIBUNGAYO.COM - Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Samalanga dan Simpang Mamplam (IMSAM) kembali membuktikan kontribusinya bagi kampung halaman dengan menyelenggarakan IMSAM Meusyeuhu Fest II.
Even akbar yang mengusung tema “Bersama IMSAM, Kita Tingkatkan Prestasi Pelajar, Mendukung UMKM, dan Mewujudkan Pengabdian yang Nyata” berlangsung pada Selasa (12/8/2025) hingga Sabtu (16/8/2025).
Dengan melibatkan sekitar 60 panitia, festival ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas, menumbuhkan semangat kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, dan pelaku usaha lokal.
Selama lima hari digelarnya kegiatan tersebut, pengunjung disuguhkan berbagai kegiatan menarik.
Mulai dari Expo UMKM atau bazar, donor darah hingga beberapa kompetesi menarik, seperti olahraga, kesenian, hingga kompetisi akademik yang dirancang untuk mengasah bakat, kreativitas, sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi di kalangan pelajar.
Selain itu, pada malam puncak, IMSAM Meusyeuhu Fest II semakin semarak dengan penampilan seni budaya khas daerah.
Sanggar-sanggar seni lokal menampilkan tarian tradisional seperti Tarian Nirmala, Kenduri Mulot, Ratoeh Jaro, Putroe Hate Ma, hingga Rabani Wahet.
Ribuan penonton larut dalam kemeriahan sebelum acara ditutup dengan pesta kembang api yang memukau.
Perwakilan dari Ikatan Keluarga Samalanga dan Simpang Mamplam (IKSM) Lailan F Saidina memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan mahasiswa menyelenggarakan event sebesar ini.
“Saya sangat salut dengan panitia yang hanya berjumlah sekitar 60 orang namun mampu menggelar acara spektakuler setara dengan agenda pemerintah kabupaten,” ujarnya.
Lebih dari sekadar festival, IMSAM Meusyeuhu Fest II menjadi simbol kebersamaan mahasiswa dengan masyarakat.
Dengan semangat meusyeuhu yang berarti gotong royong IMSAM membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya berfokus pada akademik saja.
Melainkan juga mahasiswa itu hadir untuk memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah.
“Melalui IMSAM Meusyeuhu Fest II, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan yang peduli pada prestasi pelajar, perkembangan UMKM, serta kesejahteraan masyarakat,” ungkap Khaliluddin selaku Ketua Umum IMSAM.
IMSAM pun menguatkan komitmennya lewat slogan yang penuh makna persatuan: #IMSAMSatuDanPadu. (*)
(Tribungayo.com/ Intan Mutia)
Baca juga: 25 Contoh Judul Skripsi Terbaru Mahasiswa Budidaya Perairan yang Bisa Jadi Rujukan Penelitian
Baca juga: Aktivis Mahasiswa di Aceh Tengah Nilai tak Perlu Qanun untuk Tertibkan Reklamasi di Danau Lut Tawar
Baca juga: 34 Contoh Judul Skripsi Pendidikan Bahasa Arab untuk Referensi Mahasiswa Akhir
| Prabowo Bantu Sapi Kurban Idul Adha Sebanyak 24 Ekor untuk Aceh |
|
|---|
| Dosen PPPK di Aceh Minta Presiden Prabowo Ubah Status ke PNS |
|
|---|
| Aceh Dapat Tambahan 197.120 Tabung Elpiji 3 Kg, Masyarakat Diimbau Beli di Pangkalan Resmi |
|
|---|
| Listrik di Aceh Sudah Kembali Normal, PLN: Terima Kasih Masyarakat Bersabar Selama Pemulihan |
|
|---|
| Delegasi Saman akan Tampil di Busan, Mualem: Jaga Marwah Aceh dan Indonesia di Forum Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/IMSAM.jpg)