Jumat, 5 Juni 2026

Berita Aceh Hari Ini

Rapai Pasee Iringi Pembukaan Aceh Perkusi 2025 oleh Gubernur Muzakir Manaf

Mualem mengaitkan pembukaan festival dengan lokasi penyelenggaraan yang berdiri di Monumen Samudera Pasai.

Tayang:
Biro Humas Setda Aceh
TABUH RAPAI - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf secara resmi membuka Aceh Perkusi 2025 di Monumen Samudera Pasai, Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (22/8/2025) malam. Acara yang berlangsung hingga 24 Agustus 2025 itu dibuka dengan tabuhan Rapai Pasee oleh Mualem di tengah gerimis yang turun. 

TRIBUNGAYO.COM - Tabuhan Rapai Pasee mengiringi pembukaan Aceh Perkusi 2025 oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem.

Pembukaan Aceh Perkusi 2025 berlangsung di Monumen Samudera Pasai, Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (22/8/2025) malam.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmaanirrahiim, Aceh Perkusi 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka," kata Mualem.

Mualem mengaitkan pembukaan festival dengan lokasi penyelenggaraan yang berdiri di Monumen Samudera Pasai.

Tempat Kesultanan Samudera Pasai dahulu berdiri megah sebagai kesultanan Islam pertama di Nusantara pada tahun 1267 Masehi.

Menurutnya, Sultan Malikussaleh adalah tokoh penting dalam penyebaran Islam di kawasan Nusantara.

“Beliaulah yang membawa Islam kaffah kepada kita semua. Kalau tidak, mungkin kita masih menyembah berhala,” ujarnya.

Selain menyinggung sejarah, Mualem juga menyebut ihwal upaya memperkuat hubungan Aceh dengan kawasan Melayu, terutama Malaysia dan Thailand.

Ia menyebut adanya bukti historis keterhubungan itu, antara lain makam ulama sufi Aceh Syeikh Syamsuddin As-Sumatrani di Kampung Ketek, Melaka, Malaysia.

Mualem menuturkan Pemerintah Aceh sedang menjajaki pembukaan jalur transportasi laut antara Lhokseumawe dan Penang. 

Menurutnya, hubungan dagang dengan Negeri Jiran perlu dihidupkan kembali sebagaimana yang dilakukan leluhur Aceh di masa lampau.

“Kalau dulu kita berkiblat ke Medan dan Jakarta, kini kita berkiblat ke Kuala Lumpur dan Penang,” kata Mualem.

Ia menambahkan, rencana konektivitas itu diharapkan dapat mempermudah arus perdagangan komoditas unggulan Aceh ke Malaysia. (*)

Baca juga: Buka Musrenbang RPJM Aceh, Mualem Minta Perhatian Pusat Soal Hal Ini, Termasuk Jalan ke Bener Meriah

Baca juga: Gubernur Mualem Resmikan Pabrik Karet Milik Adik Prabowo di Aceh Barat, Sebut Aceh Aman Berinvestasi

Baca juga: Gubernur Mualem Bertemu Para Duta Besar Timur Tengah, Bahas Terkait Perluasan Investasi di Aceh

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved