Sabtu, 18 April 2026

Banjir Aceh Tengah

Harga Beras Tembus Rp 300 Ribu per Kaleng, Warga Celala Teriak Kelaparan Ditengah Isolasi

“Harga beras sisa di sini sudah tidak masuk akal. Satu kaleng Rp 300 ribu, satu kaleng setara dengan 10 bambu," kata Sulaiman.

Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Mawaddatul Husna
Dok Kominfo Aceh Tengah
JALAN PUTUS - Jalan Kabupaten yang terputus akibat tanah longsor di kecamatan Celala, Aceh Tengah, Minggu (7/12/2025). Selain kebutuhan pangan, masyarakat juga menunggu percepatan pembukaan jalan agar suplai logistik tidak terhambat lebih lama. 
Ringkasan Berita:
  • Akses menuju Kecamatan Celala masih benar-benar terputus total pascabanjir dan longsor yang melanda Aceh Tengah sejak awal pekan lalu hingga Minggu (7/12/2025).
  • Warga Kampung Blang Kekumur, Kecamatan Celala, Sulaiman menjelaskan kondisi di wilayah mereka semakin memprihatinkan. 
  • Harga beras meroket tak masuk akal akibat stok yang semakin menipis.

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON – Akses menuju Kecamatan Celala masih benar-benar terputus total pascabanjir dan longsor yang melanda Aceh Tengah sejak awal pekan lalu hingga Minggu (7/12/2025).

Tidak hanya satu, dua jalur utama yang biasa digunakan warga untuk menuju Takengon baik melalui Kecamatan Silih Nara maupun Lintas Kuyun saat ini tak dapat dilalui.

Jalur menuju arah Beutong juga ikut putus sehingga membuat satu kecamatan itu terkurung tanpa akses keluar. 

Hanya kendaraan roda dua yang bisa memaksa melewati jalur ke Beutong Atas dengan kondisi yang sangat berbahaya.

Warga Kampung Blang Kekumur, Kecamatan Celala, Sulaiman menjelaskan kondisi di wilayah mereka semakin memprihatinkan. 

Harga beras meroket tak masuk akal akibat stok yang semakin menipis.

“Harga beras sisa di sini sudah tidak masuk akal. Satu kaleng Rp 300 ribu, satu kaleng setara dengan 10 bambu.

Itu pun beras sisa dari petani dan penggilingan padi, sekarang juga sudah mulai habis,” ujarnya kepada TribunGayo.com, Minggu (7/12/2025).

Bantuan Pangan

Bantuan pangan baru mulai masuk pada Jumat (5/12/2025), namun jumlahnya masih jauh dari cukup.

“Bantuan yang masuk baru lima karung beras per desa, isi 50 kilogram.

Itu juga harus diangkut pakai roda dua karena aksesnya tidak memungkinkan kendaraan besar lewat,” terangnya.

Warga Celala kini hanya berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat segera memberikan solusi terbaik. 

Selain kebutuhan pangan, masyarakat juga menunggu percepatan pembukaan jalan agar suplai logistik tidak terhambat lebih lama.

 “Kami mohon pemerintah segera turun tangan sebelum semuanya benar-benar habis,” pungkas Sulaiman. (*)

Baca juga: PT LMR Salurkan Bantuan 2 Ton untuk Korban Bencana Alam di Aceh Tengah

Baca juga: Dapur Umum Masjid Besar Al-Abrar di Aceh Tengah Kewalahan, 304 KK Pengungsi Butuh Tambahan Beras

Baca juga: Lima Truk Angkut Beras Bergerak ke Kecamatan Linge Aceh Tengah

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved