Berita Aceh Tengah Hari Ini

Rela Antre Sejak Pukul 03.00 WIB, Warga Aceh Tengah Serbu Pasar Murah Elpiji 3 Kg

Keterbatasan kuota membuat warga harus mengantre sejak pagi hari demi mendapatkan gas dengan harga normal.

Penulis: Bagus Setiawan | Editor: Sri Widya Rahma
TribunGayo.com/Bagus Setiawan
ANTRE GAS ELPIJI - Warga Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, antre untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilogram di Terminal Lama Takengon, Selasa (23/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Aceh Tengah Menggelar Pasar Murah Gas Elpiji 3 Kg pada Selasa, 23 Desember 2025.
  • 12 titik di enam kecamatan (Bebesen, Lut Tawar, Pegasing, Bies, Kebayakan, Silih Nara).
  • 12 truk dikerahkan dengan total 6.720 tabung gas elpiji.
 

‎Laporan Wartawan Tribun Gayo Bagus Setiawan | Aceh Tengah 

TribunGayo.com, ACEH TENGAH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah menggelar Program Pasar Murah Gas Elpiji 3 Kilogram (Kg) pada Selasa (23/12/2025).

Baca juga: Ratusan Warga Pegasing Aceh Tengah Antre Gas Elpiji 3 Kg, Anwar: Dari Subuh Belum Dapat

Kegiatan ini dilaksanakan di 12 titik yang tersebar di enam kecamatan.

‎Program tersebut disambut antusias oleh masyarakat.

Pasalnya, dalam beberapa pekan terakhir warga mengalami kesulitan memperoleh gas elpiji 3 kg akibat dampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.

‎‎Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sebanyak 12 unit truk dikerahkan guna mendistribusikan total 6.720 tabung gas elpiji ke lokasi-lokasi yang telah ditentukan.

Kuota Terbatas, Warga Rela Antre Sejak Dini Hari

Meski demikian, keterbatasan kuota membuat warga harus mengantre sejak pagi hari demi mendapatkan gas dengan harga normal.

‎Pantauan TribunGayo.com di Terminal Lama Takengon, menunjukkan antrean warga tampak mengular.

Baca juga: Gas Elpiji Masih Langka, ‎YARA Desak Pertamina Percepat Pemulihan Distribusi Elpiji di Tanah Gayo

Sejumlah warga rela menunggu berjam-jam di bawah terik matahari demi memperoleh gas elpiji.

Salah seorang warga, Azizah kepada TribunGayo.com pada Selasa (23/12/2025), mengaku tak keberatan mengantre lama demi bisa memasak di rumah tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

‎“Tidak apa-apa antre panjang dan panas-panasan. Yang penting bisa masak di rumah tanpa asap dan tidak beli gas mahal di pinggir jalan. Penghasilan juga tidak seberapa,” ujar Azizah penuh harap saat truck pengangkut elpiji tiba sekitar pukul 08.50 WIB.

‎Beberapa masyarakat bahkan sudah antre sejak pukul 03.00 WIB dini hari untuk mendapat antrean terdepan.

‎Kondisi tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap gas elpiji, baik untuk keperluan rumah tangga maupun usaha kecil.

‎Masyarakat yang datang cukup membayar dengan Rp 23.000 dan membawa Kartu Keluarga (KK) dan tabung gas kosong untuk ditukarkan.

‎Program pasar murah ini pun diharapkan mampu meringankan beban warga sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga gas elpiji 3 kg di Aceh Tengah.

Lokasi Pendistribusian

‎Adapun lokasi pendistribusian Pasar Murah Gas Elpiji 3 Kg meliputi:

‎1. Kecamatan Bebesen: Pasar Paya Ilang, Terminal Lama, Lapangan Musara Alun, Masjid Quba Bebesen

‎2. Kecamatan Lut Tawar: Mal Bertingkat Bale Atu, Lapangan Sanggamara, Halaman Masjid Taqwa

‎3. Kecamatan Pegasing: Kantor Camat Pegasing

‎4. Kecamatan Bies: Kantor Camat Bies

‎5. Kecamatan Kebayakan: Halaman Masjid Al-Abrar, Masjid Al Ikhlas Pinangan

‎6. Kecamatan Silih Nara: Kantor Camat Silih Nara. (*)

Baca juga: Demi Bertahan Hidup, Warga Bener Meriah Jalan Kaki Berjam-jam Sambil Memikul Beras dan Tabung Gas

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved